Proyek Wisata Puncak Pusung Agung Ngadisari Probolinggo Terbengkalai, Diduga Akibat Sengketa Kepemilikan Aset

Selasa, 18 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo – Wisata Puncak Pusung Agung merupakan program pemerintah kabupaten Probolinggo tahun 2021, sebagai destinasi wisata penunjang Bromo Tengger Semeru (BTS).

Proyek yang menghabis kan dana Milyaran yang berasal dari Dana Alokasi Khusus Kemeterian ini, sampai detik ini belum juga terselesaikan 18/02/25.

Proyek yang terletak didesa Ngadisari kecamatan Sukapura kabupaten Probolinggo, kini Kondisinya sangat miris dan banyak prasarananya yang lapuk berjatuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sarat dengan pembiaran. Seolah olah proyek Wisata Puncak Pusung Agung merupakan kegagalan pejabat sebelumnya dalam melaksanakan program pemerintah, dengan cara saling melemparkan tanggung jawab antara salah satu pihak dengan pihak yang lain.

Dikonfirmasi dengan WhatsApp Heri Wahyudi Kadisporapar kabupaten Probolinggo, menyarankan untuk bertanya kepada Camat atau Kepala desa tempat Proyek berada.

“Saya mohon waktu, atau bisa tanyakan ke pak camat mas. Karena menurut sampeyan dananya dari dana desa,” sebutnya melalui chat.

Atas saran dari Kadisporapar, Detikzone.id mengkonfirmasi Suaryono Kades Ngadisari lewat sambungan seluler.

“Lahan yang didirikan proyek bangunan dan jalan sepanjang 2 km menuju proyek tersebut adalah lahan milik desa Ngadisari, bukan lahan milik Pemerintah kabupaten Probolinggo,” terang Kades.

“Penggunaan lahan milik Pemdes oleh Pemda, yang digunakan membangun proyek wisata Pusung Agung tidak ditemukan satu dokumen pun yang menyebutkan peralihan hak atas tanah,” pungkasnya

Penulis : Andri

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB