Ratusan Petani Merasa di PHP Oleh Pemkab Pemalang, Terkait Pembangunan Pabrik Sepatu

Senin, 24 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, Detikzone.id-
Ratusan petani dari Desa Kalirandu, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang menggeruduk Pabrik sepatu PT Golden Victory yang pembangunannya tengah dikerjakan. Mereka mendesak kepada pihak Menegent untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani, terkait dampak pembangunan pabrik milik PT Golden tersebut, Senin ( 24/3 ).

Rombongan para Petani Desa Kalirandu didampingi Aliansi Pantura Bersatu Tirto dan Eky Diantara, sebelumnya mereka pernah mendatangi kantor Bupati Pemalang. beberapa waktu lalu, dengan mengadukan permasalahan yang sama, akan tetapi menurut Tirto perwakilan dari petani hanya di beri harapan palsu oleh pemerintah kabupaten Pemalang.

Ratusan Petani tersebut berjalan kaki dari Desa Kalirandu menuju lokasi Pembangunan pabrik sepatu menyusuri jalur Pantura, sehingga sempat memperlambat arus lalulintas di jalur Pantura pada kondisi sepekan jelang lebaran tiba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di depan pintu masuk pabrik, dua perwakilan petani Eky dan Tirto bergantian melakukan orasi tuntutan kepada Pihak Golden Victory, diantaranya tuntutan mengenai dampak akibat pembangunan pabrik tersebut, antara lain rusaknya akses jalan petani, rusaknya saluran irigasi dan dampak lainnya yaitu potensi terjadinya pencemaran limbah pabrik.

“Akses petani, benteng dan tersier serta lobang lobang dari perusahaan dampaknya terasa, buangan air keluar dari pabrik, punya pengaruh besar menjadi efek daripada pertanian tersebut,” jelas Tirto .

Dirinya menambahkan, jika limbah buangan pabrik juga mengurangi tingkat kesuburan tanah pertanian,

” Limbah yang keluar otomatis mengurangi kesuburan tanah , yang nantinya berdampak mengurangi hasil produksi pertanian, kemudian akan bisa jadi juga lebih jauh lagi akan sangat merusak kesuburan tanah dan itu akan merugikan kaum petani, sampai sekarang belum ada rembukan atau musyawarah dari Pemerintah Desa, Petani belum pernah di ajak musyawarah atau segala macemnya belum dan pada saat ketemu dengan pihak Pemkab Pemalang kami cuma di PHP” tambah Tirto kesal.

” Kami para kelompok tani atau para petani maupun warga akan selalu mengadakan aksi terus, sampai pabrik ini mau menyelesaikan dan menerima apa yang di minta petani dan menjalankannya,” tutupnya.

Sementara itu pihak PT Golden Victory yang diwakili oleh Dwi Ina Rosana bagian HSI/Legal, Ketika dikonfirmasi hanya menyebutkan nama dirinya serta Departemenya , tanpa memberikan keterangan,

” Saya Dwi Ina Rosana dari bagian HSI/ Legal untuk steamemt saya ngga bisa,” katanya terburu buru. ( Ragil).

Penulis : **

Berita Terkait

Dugaan Kelalaian Medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan: Kuasa Hukum Soroti ‘Misteri’ 33 Jam Tanpa Visite Dokter Spesialis
SELESAI, TUNAI, TUNTAS
Dandim Sumenep Tancap Gas, Dua Jembatan Bakti TNI Nyaris Rampung hingga 95 Persen
Tak Lagi Andalkan Data Statis, Portal Perlinsos Didorong Perkuat Akurasi Penerima PKH-BPNT
Penggiat Antikorupsi Seruduk DPRD Kabupaten Bogor, Bawa Petisi Tolak KKN dan Desak Transparansi Anggaran
KEPUASAN 79,3 PERSEN: FAKTOR PENYOKONG, BEBAN YANG DIHADAPI, DAN LANGKAH KE DEPAN
NU, GUS DUR, DAN BROMOCORAH POLITIK
128 Peserta Adu Strategi di Piala Panglima TNI, ORADO Pamekasan Bidik Atlet Potensial

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:06 WIB

Dugaan Kelalaian Medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan: Kuasa Hukum Soroti ‘Misteri’ 33 Jam Tanpa Visite Dokter Spesialis

Selasa, 29 September 2026 - 11:57 WIB

SELESAI, TUNAI, TUNTAS

Senin, 28 September 2026 - 21:45 WIB

Dandim Sumenep Tancap Gas, Dua Jembatan Bakti TNI Nyaris Rampung hingga 95 Persen

Senin, 28 September 2026 - 19:27 WIB

Tak Lagi Andalkan Data Statis, Portal Perlinsos Didorong Perkuat Akurasi Penerima PKH-BPNT

Senin, 28 September 2026 - 19:22 WIB

Penggiat Antikorupsi Seruduk DPRD Kabupaten Bogor, Bawa Petisi Tolak KKN dan Desak Transparansi Anggaran

Berita Terbaru

NASIONAL

SELESAI, TUNAI, TUNTAS

Selasa, 29 Sep 2026 - 11:57 WIB