Dukung Program Ketahanan Pangan Desa, TPP Kecamatan Mapitara Fasilitasi Persiapan Kelompok Tani

Jumat, 11 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maumere, Detkzone. id- Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka melakukan fasilitasi persiapan Kelompok Tani dalam rangka pelaksanaan program Ketahan Pangan Desa tahun 2025, Kamis, (10/4/2024).

Kegiatan berlangsung di lahan pertanian milik anggota Kelompok Tani Hale Mandiri di Dusun Watu Wolot Desa Hale. Selain Kelompok Tani, turut hadir Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Kepala Dusun Watu Wolot serta Ketua BPD Desa Hale.

Pendamping Desa Kecamatan Mapitara, Silvester Moan Nurak, menjelaskan persiapan awal yang harus dilakukan oleh Kelompok Tani meliputi survei lahan dan penyusunan rencana kebutuhan dan anggaran biaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rencana Anggaran Biaya tersebut dituangkan dalam proposal kerjasama usaha yang akan diajukan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) atau Tim. Pengelola Kegiatan (TPK) Ketahanan Pangan Desa”, ujarnya.

Dijelaskan pula, tujuan dari survei ini adalah untuk mengidentifikasi lokasi-lokasi yang potensial beserta ukuran rilnya untuk digunakan sebagai lahan pertanian demi meningkatkan ketahanan pangan di Desa Hale.

“Ukuran lahan yang ril untuk menentukan besaran biaya yang dikeluarkan oleh BUM Desa atau TPK, misalnya luas lahan 1 hektar membutuhkan bibit dan pupuk berapa kilogram, disamping kebutuhan-kebutuhan lainnya”, jelasnya.

Ia, menambahkan, setelah proposal diverifikasi maka tahap berikutnya pengurus BUM Desa atau TPK mengundang Kelompok Tanj untuk membahas dan menandatangani Surat Perjanjian Kerjasama Usaha.

“Surat Perjanjian Kerjasama memuat hak dan kewajiban masing-masing pihak termasuk bagi hasil usaha maupun keadaan kahar. Draft proposal dan Surat Perjanjian Kerjasama ini disiapkan oleh kami sebagai pendamping,” tambahnya.

Diuraikan, hal utama yang diamati dalam survei ini adalah luas lahan, kondisi tanah, iklim, dan sumber daya air di lokasi-lokasi yang dipilih. Survey tersebut dilakukan oleh anggota Kelompok Tani bersama Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa dan Kepala Dusun.

Metode yang dipakai adalah pengamatan langsung dan pengukuran manual. Kelompok Tani bersama Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa berjalan kaki menyusuri setiap sudut lahan. Sudut lahan yang sudah ditetapkan diberi penanda berupa patok dari batang kayu.

Di lokasi tersebut terdapat sumber mata air yang digunakan untuk kebutuhan air minum dan pertanian. Air dialirkan menggunakan pipa dan bambu.

Data dan informasi yang diperoleh dari survei ini akan menjadi dasar perencanaan dan pelaksanaan program ketahanan pangan yang akan dijalankan.

Persiapan awal ini juga menunjukkan komitmen Kelompok Tani dalam menjalankan program ketahanan pangan dan mengembangkan potensi sumber daya alam yang ada di desa.

Program Ketahanan Pangan Desa dilaksanakan berdasarkan kebijakan Pemerintah Pusat melalui Peraturan Menteri Desa Nomor 2 Tahun 2024 dan Keputusan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2025.

Keputusan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2025 mewajibkan seluruh Desa menyertakan modal minimal 20 persen dari Dana Desa kepada BUM Desa atau TPK untuk mengelola program ketahanan pangan.

Adapun tujuan ketahanan pangan desa adalah meningkatkan pendapatan masyarakat, menambah lapangan pekerjaan, meningkatkan perputaran ekonomi lokal. Selain itu, mengurangi ketergantungan pada pangan impor serta membangun kemandirian pangan nasional.

Kendala Modal

Pada kesempatan tersebut, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Hale yang juga merupakan anggota Kelompok Tani Hale Mandiri, Stanislaus Stevenson, mengatakan usaha pertanian yang dijalankan oleh kelompoknya adalah budidaya tanaman holtikultura antara lain terung, tomat, cabai, wortel dan sayur-sayuran.

“Hortikultura sangat cocok karena di lokasi ini lembab dan juga tersedia sumber air yang cukup. Di samping itu, untuk hortikultura perputaran uangnya lebih cepat karena permintaan dipasaran sangat tinggi,” ungkapnya.

Namun demikian, ia mengakui kendala yang dihadapi saat ini adalah menyangkut keterbatasan modal. Sedangkan mengenai lahan, menurutnya sangat cukup. Lahan yang disiapkan kelompok pada pelaksanaan program ketahanan pangan tahun ini ditargetkan lebih dari satu hektare.

“Kendala yang kami hadapi menyangkut keterbatasan modal. Sedangkan, lahan sangat cukup. Luas lahan yang kami targetkan pada program ketahanan pangan tahun ini lebih dari 1 hektare,” bebernya.

Ia menegaskan kendala modal lebih dikhususkan pada kebutuhan pupuk, pestisida, peralatan serta beberapa kebutuhan lainnya.

“Kendalanya lebih dikhususkan pada kebutuhan pupuk, pestisida, peralatan dan beberapa kebutuhan lainnya. Kalau menyangkut bibit sebagian ada”, bebernya lagi.

Penulis : ***

Berita Terkait

Bukan Sekadar Formalitas Kertas: DPUPR Probolinggo Genjot Jasa Konstruksi Lokal Kuasai TKDN
Darurat Narkoba: Langkah Nyata Kapolri dan Tanggung Jawab Bersama Seluruh Bangsa
Ironi Gapura Selamat Datang Pemalang: Tumpukan Sampah Jadi Pemandangan Pertama, DLH Janji Bertindak
Komitmen Tanpa Kompromi Yakuza Maneges: Amankan dan Serahkan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kediri ke Polisi
Haji Her Pamekasan Buka Cabang Imawa di Bali, Kejutan Dua Hadiah Umrah Bikin Suasana Haru
Tamansari Bersholawat! Parade Istimewa LASQI Kabupaten Bogor, 8 Desa Unjuk Bakat, Qasidah Nurul Hidayah Raih Juara Pertama
Komitmen Sosial Kemanusiaan, Yakuza Maneges S&S Salurkan Air Bersih untuk 300 Warga Nyemoh Timur Semarang
Sinergi Humanis di Jalur Samsat Kraksaan: Saat Ketertiban dan Pajak Dikemas Tanpa Sekat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Bukan Sekadar Formalitas Kertas: DPUPR Probolinggo Genjot Jasa Konstruksi Lokal Kuasai TKDN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Darurat Narkoba: Langkah Nyata Kapolri dan Tanggung Jawab Bersama Seluruh Bangsa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Ironi Gapura Selamat Datang Pemalang: Tumpukan Sampah Jadi Pemandangan Pertama, DLH Janji Bertindak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Komitmen Tanpa Kompromi Yakuza Maneges: Amankan dan Serahkan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kediri ke Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Haji Her Pamekasan Buka Cabang Imawa di Bali, Kejutan Dua Hadiah Umrah Bikin Suasana Haru

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB