Bisnis Model Canvas Dalam Seleksi Pengurus BUM Desa Nura Ne Hebing

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Silvester Moan Nurak- Pendamping Desa Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka.

Maumere, DetikZone. id – Rabu, (11/6/2025) bertempat di Aula Kantor Desa Hebing dilangsungkan seleksi terhadap calon pengurus Badan Usaha Milik Desa atau BUM Desa Nura Ne Hebing.

Pembentukan kepengurusan BUM Desa melalui sistem seleksi ini merupakan kali pertama bagi semua Desa di Kecamatan Mapitara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuannya, untuk menemukan calon pengurus yang berkualitas, profesional dan bertanggung jawab dalam pengelolaan BUM Desa.

Pasal 24 ayat 3 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa yang menyebutkan Pelaksana Operasional merupakan orang perorangan yang memenuhi persyaratan keahlian, integrasi, kepemimpinan, pengalaman, jujur, perilaku yang baik serta memiliki dedikasi yang tinggi untuk memajukan dan mengembangkan BUM Desa.

Menurut Peraturan Pemerintah ini, kepengurusan yang dihasilkan akan dibahas dan ditetapkan di dalam musyawarah Desa sebagai pemegang kekuasaan tertinggi BUM Desa.

Ketua Panitia Seleksi, Rikarda Lodan, menjelaskan, secara umum bentuk pelaksanaan seleksi dibagi dalam 3 tahapan, yaitu tes tertulis, uji kompetensi keterampilan mengoperasikan komputer, presentase bisnis dan wawancara.

“Secara umum bentuk pelaksanaan seleksi dibagi dalam 3 tahapan, yaitu tes tertulis, uji kompetensi keterampilan mengoperasikan komputer, presentase bisnis dan wawancara’, ungkapnya.

Materi uji presentasi perencanaan bisnis merupakan bagian dari kemampuan ber-public sepeaking peserta. Kemampuan ini diperlukan karena pengurus BUM Desa nantinya harus bisa membangun interaksi bisnis dengan berbagai pihak. Perencanaan bisnis dibuat menggunakan strategi manajemen Bisnis Model Canvas (BMC).

BMC (Business Model Canvas) adalah sebuah kerangka kerja visual yang digunakan untuk merancang, mengidentifikasi, dan mengevaluasi model bisnis suatu perusahaan. BMC membantu pengusaha dan manajer untuk memahami semua elemen kunci dari model bisnis mereka dalam satu gambar, sehingga dapat mempermudah pemahaman dan perencanaan strategi bisnis.

BMC terdiri dari 9 elemen utama yang meliputi, Customer Segements (pelanggan yang disasar), Value Propositions (keunggulan produk), Channels (saluran untuk memasarkan produk), serta Customer Relationship (membangun hubungan dengan pelanggan).

Selain itu, ada juga, Revenue Streams (aliran pendapatan), Key Resources (sumber daya utama), Key Activities (kegiatan utama), Mitra Utama Key Partnership (mitra utama) dan terakhir Cost Structure (struktur biaya).

Sebelum menyampaikan presentasi, para peserta terlebih dahulu diarahkan mengadakan diskusi kelompok. Peserta membuat rincian (breakdown) terhadap elemen-elemen utama BMC, antara lain, Customer Segements atau pelanggan disasar terkait jenis perdagangan Sembako, seperti, kios kelontong ataupun warga Desa setempat.

Di samping itu, Value Proposition (keunggulan produk) misalnya, delivery order, hargai yang dapat bersaing, dan terjaminnya kualitas produk.

Demikian juga dengan Key Partnership (pihak yang diajak kerjasama) antara lain, vendor, suplayaer, distributor maupun pelaku usaha di Desa. Serta, Revenue Streams (aliran pendapatan) salah satunya penjualan sembako dengan menguraikan proyeksi pendapatan usaha.

Melalui diskusi kelompok peserta dapat diukur kemampuan bekerjasama tim yang baik. Mereka saling memberikan pikiran, pendapat dan umpan balik.

Setelah itu, secara bergilir, setiap peserta memaparkan hasil diskusi kelompok. Peran yang diambil adalah sebagai pengurus BUM Desa yang memaparkan materi perencanaan binsis usaha perdagangan Sembako di hadapan forum musyawarah Desa untuk dijadikan dasar pengambilan keputusan dalam penyertaan modal.

Perencanaan bisnis sangat penting dalam sebuah usaha. Perencanaan bisnis merupakan pedoman untuk mencapai tujuan usaha, memastikan bisnis berjalan sesuai rencana, dan meningkatkan peluang keberhasilan.

Perencanaan bisnis juga membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih terarah, pengelolaan sumber daya dengan lebih efektif, dan mengurangi risiko kegagalan.

Menggunakan BMC akan memberikan kerangka kerja yang visual dan mudah dipahami untuk menggambarkan semua aspek penting dari sebuah bisnis, sehingga membantu dalam pemahaman dan pengambilan keputusan.

Para peserta diseleksi guna menempati jabatan Pelaksana Operasional yang terdiri dari Direktur, Sekretaris dan Bendahara. Ditambah 1 Manejer Unit Usaha.

Pemerintah Desa melalui Panitia Seleksi, sebelumnya, telah mengumumkan perekrutan calon pengurus BUM Desa kepada seluruh warga Desa pada tanggal 23 Mei sampai dengan 30 Mei 2025.

Hadir dalam kegiatan, Kepala Desa Hebing, Polikarpus, Ketua BPD, Brabander Bura Nong San, Ketua Panitia Seleksi, Rikarda Lodan, Pendamping Desa, Silvester Moan Nurak, Pendamping Lokal Desa, Yansius Moat Raja, Perangkat Desa, anggota BPD dan seluruh anggota Panitia Seleksi.

Kepala Desa Hebing, Polikarpus, ketika membuka kegiatan, mengatakan, pengurus BUM Desa akan menjalankan segala hal yang berhubungan dengan aktifitas bisnis. Oleh karena itu, ia berharap kepengurusan yang dihasilkan dapat bekerja dengan jujur dan bertanggung jawab.

“Kegiatan yang dijalankan itu adalah bisnis. Oleh karena itu saya berharap, Pengurus BUM Desa harus mampu bekerja dengan jujur dan bertanggungjawab’, ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara dan peyerahan hasil seleksi dari Pantia kepada Pemerintah Desa yang diwakili oleh Sekretaris Desa Hebing, Frengky Kora. .

Selanjutnya Pemerintah Desa akan mempersiapkan pelaksanaan Musayawarah Desa pendirian BUM Desa untuk memenuhi persyaratan mendapatkan status Badan HUkum dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Keempat peserta yang ditetapkan sebagai pengurus BUM Desa Nura Ne Hebing yaitu, Suasantri Haga Hadi, Direktur, Silvestera N.D. Nua, Sekretaris, Maria Rosary Radi, Bendahara dan Adelheid Lite Aran, Manajer Unit.

Berita Terkait

Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian
Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan
Bos CV Ayunda Menikahi Dian Mariana di Banyuwangi, Ribuan Tamu Dikejutkan Hadiah Umrah, 10 Oktober Resepsi Berlanjut di Pamekasan
Dugaan Kelalaian Medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan: Kuasa Hukum Soroti ‘Misteri’ 33 Jam Tanpa Visite Dokter Spesialis
SELESAI, TUNAI, TUNTAS
Dandim Sumenep Tancap Gas, Dua Jembatan Bakti TNI Nyaris Rampung hingga 95 Persen
Tak Lagi Andalkan Data Statis, Portal Perlinsos Didorong Perkuat Akurasi Penerima PKH-BPNT
Penggiat Antikorupsi Seruduk DPRD Kabupaten Bogor, Bawa Petisi Tolak KKN dan Desak Transparansi Anggaran

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:06 WIB

Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian

Selasa, 29 September 2026 - 13:31 WIB

Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan

Selasa, 29 September 2026 - 13:05 WIB

Bos CV Ayunda Menikahi Dian Mariana di Banyuwangi, Ribuan Tamu Dikejutkan Hadiah Umrah, 10 Oktober Resepsi Berlanjut di Pamekasan

Selasa, 29 September 2026 - 12:06 WIB

Dugaan Kelalaian Medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan: Kuasa Hukum Soroti ‘Misteri’ 33 Jam Tanpa Visite Dokter Spesialis

Selasa, 29 September 2026 - 11:57 WIB

SELESAI, TUNAI, TUNTAS

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Warga Kesulitan Air, Kodim 0809/Kediri Hadir Membawa Harapan

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:53 WIB