Taryono, Tuna Netra yang Sukses Dirikan Gerai Pijat dan Kios Sembako

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, Detikzone.id- Sudah 8 tahun lamanya Taryono bersaudara menggeluti usaha yang menuntut kemampuan indra raba. Mengenal titik-titik refleksi, transfer energi dari jari jemari ala pengobatan tradisional yang tak lekang dimakan zaman.

Taryono ( 28 ) anak ke -4 dari 7 bersaudara membuat keputusan besar dalam hidupnya. Di tengah keterbatasan menikmati indahnya dunia, ia tetap mampu menata masa depannya. Bahkan masa depan kaumnya, penyandang disabilitas (PD) sensorik netra.

“Saya menempuh pendidikan di lingkungan Sekolah Luar Biasa ( SLB ) beberapa tahun dan sempat belajar sambil bekerja di klinik pijat refleksi. Saya punya pikiran gak mungkin selamanya kerja di orang. Saya mau membantu sesama saya (PD Sensorik Netra), jadi saya putuskan resign dan nekat buka usaha sendiri,” tutur Taryono, pada Senin ( 16/6 ).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria asal Danasari , kecamatan Pemalang kota ini, mengenal refleksi sejak 2015pada saat mengikuti pelatihan pijat di lingkungan SLB Pemalang, Dengan tekun ia mengikuti pelatihan selama setahun, akhirnya ia menjadi salah satu peserta berprestasi

Awal 2017 Taryono mendirikan Gerai Pijat yang diberi nama Gerai Pijat Mas Tar, dengan menyewa satu kios ruko, dengan membayar 6 juta pertahun. Dengan luas parkiran di depan ruko mencukupi, Perkembangan Gerai Pijat milik Taryono semakin bagus

” Kalau prospeknya menurut saya untuk pijet di tempat ini dengan parkiran lebar ya baguslah menurut saya di sini, kalau yang lain ga tau, ” tambah Taryono.

Untuk omzet pendapatan perbulannya, Taryono yang 4 saudara lainya juga mengalami Disabilitas Sensorik Netra ini,rata -rata setiap harinya mengantongi omzet pijat dan penjualan sembako Rp.1 juta.

“Buat rata- rata sehari penghasilan dapat 10 orang saya bisa mendapatkan Rp.500 rb , ditambah sembako juga Rp.500 rb berati omset sebulan Rp.30 juta, Harapan saya biar tambah lebih ini kan masih satu kios biar perlebarlah biar bisa merekrut teman teman tuna netra, agar membantu mereka yang masih belum punya pekerjaan,” tutupnya.

Pada akhir penuturanya, Taryono menceritakan untuk prioritas kerja dia justru memilih buat teman temannya dibandingkan saudaranya yang sama sama mengalami Disabilitas Sensorik netra.

“Kalau menurut saya kalau saudara ya biar punya kios sendiri sendiri, jangan satu kios, terus menolong temen sesama penyandang, Yang belum bekerja, kalau saya 7 bersaudara yang tuna netra 5 , yang 2 normal sementara yang 3 masih membantu saya 2 sudah mijet plus sembako,Buat teman teman saya sering menghimbau kalau pijetnya lebih di maksimalkan biar nanti dapat pelanggan banyak biar nanti bisa buka sendiri. ( Ragil).

Penulis : Ragil

Berita Terkait

Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian
Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan
Bos CV Ayunda Menikahi Dian Mariana di Banyuwangi, Ribuan Tamu Dikejutkan Hadiah Umrah, 10 Oktober Resepsi Berlanjut di Pamekasan
Dugaan Kelalaian Medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan: Kuasa Hukum Soroti ‘Misteri’ 33 Jam Tanpa Visite Dokter Spesialis
SELESAI, TUNAI, TUNTAS
Dandim Sumenep Tancap Gas, Dua Jembatan Bakti TNI Nyaris Rampung hingga 95 Persen
Tak Lagi Andalkan Data Statis, Portal Perlinsos Didorong Perkuat Akurasi Penerima PKH-BPNT
Penggiat Antikorupsi Seruduk DPRD Kabupaten Bogor, Bawa Petisi Tolak KKN dan Desak Transparansi Anggaran

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:06 WIB

Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian

Selasa, 29 September 2026 - 13:31 WIB

Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan

Selasa, 29 September 2026 - 13:05 WIB

Bos CV Ayunda Menikahi Dian Mariana di Banyuwangi, Ribuan Tamu Dikejutkan Hadiah Umrah, 10 Oktober Resepsi Berlanjut di Pamekasan

Selasa, 29 September 2026 - 12:06 WIB

Dugaan Kelalaian Medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan: Kuasa Hukum Soroti ‘Misteri’ 33 Jam Tanpa Visite Dokter Spesialis

Selasa, 29 September 2026 - 11:57 WIB

SELESAI, TUNAI, TUNTAS

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Warga Kesulitan Air, Kodim 0809/Kediri Hadir Membawa Harapan

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:53 WIB