Insentif Kader Posyandu Situbondo Cair, Tahun Depan Naik

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo, Detikzone.id – Kabar baik menghampiri ribuan kader Posyandu di Kabupaten Situbondo. Pemerintah Kabupaten memastikan pencairan insentif Tahun Anggaran 2025 sebelum pergantian tahun. Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, dr. Sandy Hendrayono, M.Kes, usai menghadiri pertemuan dengan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo di Pendopo Kabupaten.

Menurut dr. Sandy, pertemuan tersebut dilakukan untuk memperoleh tanda tangan Bupati pada Surat Keputusan (SK) penetapan penerima insentif. “SK sudah ditandatangani Pak Bupati, sehingga proses pencairan bisa langsung jalan setelah pengesahan Perubahan APBD,” jelasnya.

Sebanyak 5.703 Kader Posyandu akan menerima insentif tahun 2025. Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 2,8 miliar untuk program ini. Masing-masing kader akan memperoleh Rp. 500.000,- untuk tahun 2025. Jumlah tersebut dipastikan akan cair sebelum Desember.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar makin menggembirakan datang dari rencana kenaikan insentif pada tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Situbondo sudah menyiapkan mekanisme peningkatan. “Tahun depan akan naik menjadi Rp.600.000,- per tahun. Bahkan sistem pencairannya dibuat dua kali dalam setahun, sehingga kader tidak menunggu terlalu lama,” terang dr. Sandy.

Dengan mekanisme baru tersebut, setiap kader akan menerima Rp.300.000,- per semester. Skema ini diharapkan membuat perputaran ekonomi para kader lebih lancar. dr. Sandy menegaskan, keberhasilan program kesehatan di Situbondo tidak bisa dilepaskan dari peran kader Posyandu. Mereka menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan dasar. “Jumlah tenaga medis terbatas. Peran kader sangat vital, khususnya dalam edukasi kesehatan, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga pengendalian stunting,” ungkapnya.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, atau akrab disapa Mas Rio, turut menekankan bahwa kader Posyandu harus tetap profesional dan tidak terbawa arus politik. “Jangan terlibat politik praktis. Fokus pada tugas utama yaitu melayani masyarakat di bidang kesehatan,” tegas Mas Rio.

Mas Rio menambahkan, dirinya bersama jajaran politik akan mengurus urusan politik. Sedangkan kader harus tetap menjadi motor penggerak pelayanan kesehatan desa. Dalam kesempatan itu, Mas Rio juga menyinggung program pengentasan stunting yang menjadi prioritas nasional. Pemerintah Kabupaten Situbondo berencana mengoptimalkan pemanfaatan tanaman lokal. Tanaman Maronggi atau daun kelor menjadi fokus utama kajian ahli gizi. “Daun kelor ini kaya nutrisi. Kami ingin menjadikannya salah satu solusi pangan lokal untuk mencegah stunting,” paparnya.

Bupati menugaskan ahli gizi daerah untuk merumuskan olahan daun kelor agar lebih mudah diterima masyarakat. Kader Posyandu nantinya dilibatkan dalam penyuluhan. “Dengan melibatkan kader, sosialisasi gizi seimbang akan lebih mudah sampai ke rumah tangga,” ujarnya.

Pemerintah optimis, perhatian pada kesejahteraan kader akan berbanding lurus dengan keberhasilan program kesehatan masyarakat. Dengan kepastian pencairan insentif dan rencana kenaikan di tahun mendatang, ribuan kader Posyandu di Situbondo diharapkan semakin bersemangat dalam mengabdi.
Langkah ini juga menjadi bukti bahwa pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan peran kader Posyandu.

Penulis : Anton

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB