Ketua KNPI Sumenep: Sumpah Pemuda Harus Dimaknai Sebagai Kolaborasi dan Gerak Perubahan

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sumenep, Khairul Umam, menyerukan agar semangat Sumpah Pemuda dimaknai ulang sesuai dengan tantangan zaman modern. Ia menilai bahwa makna persatuan hari ini telah berkembang, bukan hanya sebatas simbol kebangsaan, melainkan tentang kemampuan untuk berkolaborasi lintas pemikiran, profesi, dan generasi.

 “Persatuan hari ini harus kita maknai sebagai kolaborasi, bukan kompetisi tanpa arah,” ujar Khairul dalam pernyataannya memperingati Hari Sumpah Pemuda, Selasa (28/10/2025).

Khairul mengajak seluruh pemuda Sumenep menjadikan Sumpah Pemuda sebagai komitmen bersama untuk memajukan daerah, dengan menumbuhkan tiga semangat utama: berkolaborasi, bersinergi untuk kemajuan, serta menjaga harmoni dan inovasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak lagi ditentukan semata oleh kekayaan alam, tetapi oleh semangat dan karakter pemudanya — yang mampu berpikir kritis, kreatif, dan bekerja sama untuk menciptakan perubahan positif.

“Gerak perubahan akan lahir dari pemuda yang berani bertanya, menggugat ketidakadilan, dan menawarkan solusi. Kritisisme bukan bentuk perlawanan, tetapi tanda kepedulian terhadap masa depan,” tegasnya.

Dalam pesannya, Khairul juga menekankan pentingnya kesatuan visi dan karya di kalangan generasi muda agar energi positif tidak terpecah.

“Jika pemuda bersatu dalam visi dan karya, maka setiap jengkal tanah akan tumbuh menjadi ladang peradaban,” ujarnya .

Ia berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 ini menjadi pengingat bahwa semangat persatuan bukan hanya catatan sejarah, tetapi kekuatan yang harus terus menggerakkan masa depan bangsa.

Berita Terkait

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan
Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS
Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis
Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026
Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid
Usai Resepsi di Banyuwangi, Bos Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Gelar Unduh Mantu di Pamekasan, Ribuan Tamu Hadir
Polemik Soto Mantenan Kediri Memanas: LSM RATU Desak Pemkot Usut Tuntas Perizinan Bangunan
PC DMI, MUI Sangkapura, dan LTMNU Bawean Gelar Turba, Perkuat Pengelolaan Masjid

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB