Setelah Pakaian Dinas Rp 335 Juta, DPRD Probolinggo Kini hebohkan Publik dengan Sewa Sound System Rp 450 Juta

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, detikzone.id — Setelah publik dibuat heboh dengan anggaran belanja pakaian dinas DPRD Kabupaten Probolinggo senilai Rp 335 juta, kini muncul temuan baru yang tak kalah mencolok: sewa sound system untuk kegiatan reses yang total pagunya mencapai Rp 450 juta.

Temuan ini terlihat pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP tahun anggaran 2025. Ada dua paket pengadaan yang menjadi sorotan:

Belanja sewa sound system pelaksanaan reses (EP)
Pagu: Rp 300.000.000
Spesifikasi: 1.000 watt, 50×2×2 orang/hari

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belanja sewa sound system pelaksanaan reses (PL)
Pagu: Rp 150.000.000
Spesifikasi: 50×2 orang/hari

Selain dua paket besar tersebut, tercatat 29 kegiatan sewa sound system lainnya dengan nilai bervariasi, mulai Rp 2,9 juta hingga Rp 32 juta per hari. Namun, dalam pengumumannya, tidak tercantum lokasi detail pelaksanaan reses, sehingga hal ini memunculkan tanda tanya besar bagi masyarakat.

Sejumlah warga merasa anggaran tersebut tidak masuk akal dan jauh dari prinsip efisiensi penggunaan dana publik.

Salah satu warga, Adi (49), menyatakan kekecewaannya.

“Kenapa harus semahal itu? Dikurangi kan bisa. Itu hanya untuk sewa sound system. Harga seperti itu sudah setara sound system konser,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).

Di sisi lain, Sekretaris DPRD Kabupaten Probolinggo, Christian Yulius, disebutkan berulang kali menghindar saat hendak dikonfirmasi. Hingga berita ini diterbitkan, ia belum memberikan penjelasan apa pun terkait anggaran fantastis tersebut.

Situasi ini semakin memperkuat keresahan masyarakat yang mempertanyakan prioritas penggunaan anggaran daerah. Publik berharap ada transparansi dan klarifikasi resmi dari pihak DPRD—terutama setelah dua pengadaan bernilai besar muncul dalam waktu berdekatan.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB