Menegangkan! Tiga Ular Welang Berukuran Besar Masuk Permukiman Warga, Damkar Bertindak Cepat

Sabtu, 27 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, detikzone.id — Suasana mencekam terjadi di permukiman warga Desa Kertosari, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, setelah tiga ekor ular welang berbisa ditemukan bersembunyi di tumpukan material seng bekas di rumah seorang warga bernama Haninta, Sabtu siang (27/12).

Ketiga ular welang tersebut memiliki ukuran yang cukup besar, masing-masing dua ekor sepanjang sekitar satu meter dan satu ekor lainnya mencapai dua meter. Keberadaan ular berbisa ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga sekitar.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Comal segera turun tangan setelah menerima laporan dari warga. Evakuasi dilakukan dengan kewaspadaan tinggi mengingat ular welang memiliki bisa berbahaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas Damkar Pos Comal, Febry Tri Prasetyo, menjelaskan bahwa ular pertama kali diketahui saat pekerja bangunan tengah membongkar tumpukan seng bekas dalam proses renovasi rumah.

“Ditemukan tiga ekor ular welang, dua ekor berukuran satu meter dan satu ekor berukuran dua meter. Ketiganya berada di bawah tumpukan seng. Awalnya tukang melihat ekor ular, lalu pemilik rumah langsung melapor ke Damkar,” terang Febry, Sabtu sore (27/12).

Dengan menggunakan alat khusus penangkap ular, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi seluruh ular welang tersebut tanpa menimbulkan korban.

“Penanganan selesai pukul 13.14 WIB dengan durasi sekitar 45 menit. Yang menangani regu 2 Pos Comal, yaitu saya sendiri, Fathudin Saputra, dan Setiari,” tambahnya.

Diketahui, ular welang merupakan jenis ular berbisa yang mengandung neurotoksin berbahaya. Ular ini memiliki ciri khas tubuh berwarna hitam dengan belang putih melingkar, dan termasuk satwa yang dapat mengancam nyawa manusia jika tidak ditangani dengan benar.

Petugas mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan ular atau hewan berbahaya di lingkungan permukiman. (Ragil)

Berita Terkait

Fiqih Muamalah di Era Digital: Membangun Sistem Ekonomi Islam yang Adil, Modern, dan Berkelanjutan
Menavigasi Ekosistem Bisnis: Menjaga Keseimbangan Pasar di Tengah Gejolak Global
Selamatan Desa Taman Kursi 2026 Berlangsung Meriah, Budaya Leluhur dan Semangat Ekonomi Desa Menguat
Geger! KSB dan Pendiri NGO KBB Sepakat Bubarkan Organisasi Demi Kebangkitan Kabupaten Bogor Istimewa
Sinergi dengan Bareskrim, Lapas Cipinang Dukung Pengungkapan Kasus Vape Etomidate
Libur Panjang, Satpolairud Situbondo Siaga Penuh Amankan Wisata Pantai Pasir Putih
Aksi Tebar 75 Ribu Bibit Bandeng Kalapa Kendal Bersama Warga Binaan 
Banjir Rob di Pantura Pemalang Jadi Kolam Renang Dadakan Bagi Anak -anak 

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:33 WIB

Fiqih Muamalah di Era Digital: Membangun Sistem Ekonomi Islam yang Adil, Modern, dan Berkelanjutan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:12 WIB

Selamatan Desa Taman Kursi 2026 Berlangsung Meriah, Budaya Leluhur dan Semangat Ekonomi Desa Menguat

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:24 WIB

Geger! KSB dan Pendiri NGO KBB Sepakat Bubarkan Organisasi Demi Kebangkitan Kabupaten Bogor Istimewa

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:49 WIB

Sinergi dengan Bareskrim, Lapas Cipinang Dukung Pengungkapan Kasus Vape Etomidate

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:31 WIB

Libur Panjang, Satpolairud Situbondo Siaga Penuh Amankan Wisata Pantai Pasir Putih

Berita Terbaru