Bupati Sumenep Sepanjang 2025

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo Wongsojudo

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo Wongsojudo

Oleh: Gus Dolla

Sepanjang 2025, Bupati Fauzi nyaris tanpa sensasi. Tidak sibuk mencipta gegap gempita. Kalau pun ada itu sekedar rutinitas.

Di balik itu. Bupati Fauzi melangkah sunyi: merapikan arah. Tahun 2025 dijadikan tahun konsolidasi. Memperkuat akuntabilitas birokrasi. Mendorong pelayanan publik lewat inovasi digital. Menjaga stabilitas sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Bupati Fauzi. Tahun 2025 bukan tahun panggung. Ini tahun kerja. Cara membenahi pemerintahan bergerak. Agar lebih disiplin. Lebih terukur. Lebih berdampak.

Sejak awal Februari 2025. Bupati Fauzi garcep mereformasi birokrasi sebagai kerja inti. Perjanjian Kinerja 2025 ditandatangani dengan seluruh kepala OPD.

Setiap OPD dipaksa punya arah.
Indikator program harus jelas. Bisa diukur—dan dievaluasi.

Pesan berulang kali diucapkan. Nadanya tegas. Satu kebiasaan lama ingin diputus: copy–paste program.

Pembangunan tidak boleh sekadar mengulang rutinitas.
Harus berbasis data.
Berangkat dari evaluasi lapangan.
Berpijak pada kebutuhan riil masyarakat.

Di titik inilah birokrasi diuji.
Apakah sekadar sibuk.
Atau benar-benar bekerja.

Menjelang akhir tahun, sorotan diarahkan ke satu titik krusial: SAKIP.
Akuntabilitas kinerja daerah.

Tiga tahun berturut-turut, Sumenep berada di tempat yang sama.
Predikat B.
Nilai berkisar 68–69.

2021: 68,81.
2022: stagnan.
2023: 68,61.
2024: 70,15, meningkat 1,54 poin
2025: ….?

Dari kegelisahan itulah e-SAKIPPro lahir.

Satu sistem.
Satu nafas.

Perencanaan, pengukuran, pelaporan, hingga evaluasi disatukan dalam satu kerangka yang saling mengunci.
Praktik lama—laporan terpisah, data tersendat, dokumen tak sinkron—mulai ditinggalkan.

Integrasi sistem menekan inkonsistensi secara struktural.
Penganggaran tidak lagi sekadar daftar belanja.
Tapi menjadi bagian dari manajemen kinerja berbasis hasil.

Sederhananya, e-SAKIPPro adalah mesin baru birokrasi.
Jika sistem lama hanya alat bantu administrasi, e-SAKIPPro adalah ekosistem kerja.

Agar pemerintah tidak hanya sibuk.
Tapi menghasilkan dampak.

Cepat.
Stabil.
Presisi.

Akhir 2025. Sejumlah OPD—Sekretariat Daerah, Bappeda, dan Inspektorat—menerima penghargaan SAKIP.
Bukan soal piala.

Itu sinyal.
Bahwa budaya kerja mulai bergeser.
Lebih transparan.
Lebih terukur.
Dan perlahan—berdampak.

Di ujung 2025, satu hal ditegaskan: pembangunan adalah kerja kolektif.
Bukan kerja satu orang.
Bukan pula kerja satu kantor.

Fokus tidak hanya pada fisik.
Tetapi pada kualitas SDM.
Dan mutu pelayanan.

Keberhasilan, kata Bupati Fauzi, tidak cukup dibaca dari angka dan laporan.
Ia harus dirasakan.
Di rumah warga.
Di ruang layanan.
Di kehidupan sehari-hari.

Akhirnya, 2025 menunjukkan satu arah yang konsisten.
Tata kelola diperkuat.
Inovasi didorong.
Fondasi transformasi digital disiapkan.

Bukan tahun loncatan spektakuler.
Ini tahun merapikan pijakan.

Dan sering kali,
perubahan besar
memang dimulai
dari kerja yang tidak ribut.

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB