Tiada Hari Tanpa Berbagi, Aksi Kemanusiaan BIP di Sumenep Kembali Menggugah Nurani

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Founder BIP Foundation, Ali Zainal Abidin, saat menyapa dan menyerahkan bantuan kepada warga dalam aksi sosial Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) yang dihadiri ribuan masyarakat, mulai dari kaum dhuafa, penyandang disabilitas, hingga pengemudi ojek online di kediaman ibundanya di Kabupaten Sumenep, Selasa (10/3/2026), menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Founder BIP Foundation, Ali Zainal Abidin, saat menyapa dan menyerahkan bantuan kepada warga dalam aksi sosial Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) yang dihadiri ribuan masyarakat, mulai dari kaum dhuafa, penyandang disabilitas, hingga pengemudi ojek online di kediaman ibundanya di Kabupaten Sumenep, Selasa (10/3/2026), menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

SUMENEP, Detikzone.id – Bagi Founder BIP Foundation, Ali Zainal Abidin, berbagi bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia telah menjadikannya sebagai prinsip hidup. Filosofi “tiada hari tanpa berbagi” seakan menjadi napas dari setiap gerakan sosial yang dijalankan melalui Yayasan Bani Insan Peduli (BIP).

Pada Selasa (10/3/2026), semangat itu kembali terlihat nyata. Di kediaman sang ibunda tercinta di Kabupaten Sumenep, Ali Zainal Abidin kembali menggelar aksi sosial akbar yang menghadirkan ribuan masyarakat dari berbagai kalangan.

Padahal, beberapa hari dan pekan sebelumnya, yayasan ini telah menggugah nurani publik melalui serangkaian kegiatan kemanusiaan. Di Sumenep, BIP menggelar aksi sosial bersama ribuan kaum dhuafa dan pengemudi ojek online. Tak lama berselang, kegiatan besar lainnya digelar di Pamekasan dengan menghadirkan sekitar 3.000 anak yatim, sebuah momentum yang kemudian mengantarkan yayasan tersebut meraih pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun bagi Ali Zainal Abidin, penghargaan bukanlah tujuan akhir. Justru, apresiasi itu menjadi pengingat bahwa gerakan sosial harus terus dilanjutkan dan diperluas.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, BIP kembali menghadirkan aksi sosial besar di Sumenep. Ribuan warga tampak memadati lokasi kegiatan yang digelar di kediaman ibunda Ali Zainal Abidin.

Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari kaum dhuafa, penyandang disabilitas, pengemudi ojek online, pasukan kuning, hingga masyarakat umum dari berbagai penjuru Kabupaten Sumenep.

Kegiatan tersebut bukan sekadar pertemuan sosial, tetapi juga menjadi simbol kuatnya solidaritas dan kepedulian di tengah masyarakat.

Meski baru berdiri pada tahun 2023, Yayasan Bani Insan Peduli kini dikenal sebagai salah satu gerakan sosial yang aktif dan masif.

Kegiatan kemanusiaannya tidak hanya berlangsung di Sumenep dan Pamekasan, tetapi juga telah menjangkau berbagai daerah lain seperti Malang, Pasuruan, bahkan hingga luar Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Ali Zainal Abidin menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas menjelang Idul Fitri. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur atas dukungan masyarakat yang selama ini terus menguatkan langkah BIP.

“Kegiatan hari ini bukan sekadar rutinitas menjelang Idul Fitri, melainkan bentuk rasa syukur kami atas dukungan masyarakat terhadap yayasan BIP. Kami memilih kediaman Ibunda sebagai lokasi karena doa beliau adalah pondasi utama dari setiap gerakan sosial yang kami lakukan. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita, mulai dari dhuafa hingga pasukan kuning, juga merasakan kebahagiaan menyambut hari kemenangan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pencapaian rekor MURI yang baru diraih bukanlah garis akhir dari perjalanan BIP. Sebaliknya, penghargaan tersebut justru menjadi energi baru untuk terus memperluas gerakan sosial.

“Bagi kami di Yayasan BIP, berbagi itu tidak boleh mengenal waktu atau sekat. Setelah kemarin kita mendapat apresiasi dari MURI, semangat itu justru harus semakin berlipat. Melihat senyum rekan-rekan ojol, penyandang disabilitas, dan warga Sumenep hari ini adalah ‘rekor’ yang jauh lebih berharga bagi jiwa kami. Ini adalah komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat menghadirkan harapan.

Bagi BIP Foundation, kebahagiaan yang terpancar dari wajah-wajah warga yang hadir adalah pencapaian yang tidak dapat diukur dengan angka, sebuah rekor kemanusiaan yang sesungguhnya.

Berita Terkait

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan
Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS
Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis
Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026
Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid
Usai Resepsi di Banyuwangi, Bos Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Gelar Unduh Mantu di Pamekasan, Ribuan Tamu Hadir
Polemik Soto Mantenan Kediri Memanas: LSM RATU Desak Pemkot Usut Tuntas Perizinan Bangunan
PC DMI, MUI Sangkapura, dan LTMNU Bawean Gelar Turba, Perkuat Pengelolaan Masjid

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB