TMMD ke-127 di Sumenep Resmi Ditutup, TNI Tinggalkan Jejak Pembangunan dan Pesan Kebersamaan untuk Rakyat

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie saat penutupan TMMD ke-127 di Sumenep. Program ini menghadirkan berbagai pembangunan fisik dan sosial bagi masyarakat pedesaan.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie saat penutupan TMMD ke-127 di Sumenep. Program ini menghadirkan berbagai pembangunan fisik dan sosial bagi masyarakat pedesaan.

Sumenep, Detikzone.id — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Sumenep resmi ditutup dalam sebuah upacara khidmat yang dipimpin Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Danny Alkadrie, di Lapangan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Rabu (11/3/2026).

Penutupan program yang telah berlangsung selama 30 hari, sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026 itu menjadi penanda berakhirnya rangkaian kerja keras TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Upacara tersebut dihadiri unsur Forkopimda Sumenep, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI-Polri, serta berbagai elemen masyarakat yang selama ini turut terlibat dalam pelaksanaan TMMD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI Danny Alkadrie membacakan amanat Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, yang menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“TMMD adalah bentuk kolaborasi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan,” ujar Danny saat membacakan amanat Pangdam.

Program TMMD sendiri telah menjadi bagian penting dari pembinaan teritorial TNI AD sejak tahun 1980. Melalui pendekatan terpadu lintas sektoral, program ini dirancang untuk membantu pemerintah mempercepat pembangunan di daerah tertinggal, terpencil, maupun wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.

Pelaksanaan TMMD menggunakan pola perencanaan dari bawah (bottom up planning) yang dimulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga pemerintah daerah, kemudian diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui pendekatan top down.

Selama pelaksanaan TMMD ke-127 di Sumenep, berbagai program pembangunan berhasil diwujudkan. Tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Beberapa program unggulan yang dilaksanakan antara lain, Pengembangan ketahanan pangan seluas satu hektare,
Program TNI AD Manunggal Air Bersih (TMAB) di lima titik, Rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH),  Pembangunan lima unit MCK,
Pemberian 100 paket makanan tambahan bagi penderita stunting, Kegiatan penghijauan dan pembersihan fasilitas umum.

Seluruh kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membantu pemerintah mengatasi berbagai kesulitan masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di daerah.

Pangdam V/Brawijaya juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pihak yang terlibat sehingga pelaksanaan TMMD ke-127 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dalam amanatnya, Pangdam juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.

“Pertahankan semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan rakyat, serta terus hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat,” pesan Pangdam yang dibacakan Danrem.

Di akhir kegiatan, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan TMMD, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi berikutnya.

Program TMMD ke-127 di Sumenep pun meninggalkan jejak yang bukan hanya berupa pembangunan fisik, tetapi juga semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian antara TNI dan rakyat yang terus terjaga.

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep
Mabes TNI Sisir 4 Lokasi KDKMP di Sumenep, Begini Hasil Pemeriksaannya
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi
Malam-Malam Satresnarkoba Bergerak, Dua Pria Diamankan dalam Kasus Sabu di Sumenep
Perhutani dan Dandim Sumenep Bergerak Bersama, Kelestarian Hutan Jadi Tanggung Jawab Bersama
Diduga Edarkan Sabu di Talango Sumenep, 2 Pria Diciduk
Curi Dua Ekor Ayam di Bluto Sumenep, Tiga Anak Diamankan Polisi
Kodim Sumenep Bidik 1.092 Calon Prajurit TNI AD, Dandim Tegas: Jangan Ada Calo!

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Mabes TNI Sisir 4 Lokasi KDKMP di Sumenep, Begini Hasil Pemeriksaannya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Malam-Malam Satresnarkoba Bergerak, Dua Pria Diamankan dalam Kasus Sabu di Sumenep

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Perhutani dan Dandim Sumenep Bergerak Bersama, Kelestarian Hutan Jadi Tanggung Jawab Bersama

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB