Kembangkan Peternakan Modern, Sejahtera Ternak Abadi Farm Jadi Pelopor di Pulau Bawean

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGKAPURA – Pengembangan peternakan modern di Pulau Bawean mulai menunjukkan kemajuan. Sejahtera Ternak Abadi Farm yang dikelola oleh drh. R. Moh. Ragil Andyra, yang juga merupakan seorang dokter hewan, disebut sebagai salah satu pelopor dalam penerapan sistem peternakan yang lebih terstruktur dan berorientasi pasar di wilayah tersebut, Senin (30/3/2026).

Usaha peternakan yang berlokasi di Dusun Telok, Desa Sungaiteluk, Kecamatan Sangkapura ini mulai dirintis sejak tahun 2023 dan terus berkembang hingga saat ini. Dalam perjalanannya, Sejahtera Ternak Abadi Farm tidak hanya fokus pada budidaya, tetapi juga mulai menembus pasar luar daerah hingga Jawa Timur.

Saat ini, peternakan tersebut mengelola 10 ekor sapi dari jenis unggulan seperti Limosin, Simental, dan Bali. Pengelolaan dilakukan dengan sistem yang lebih terencana, mulai dari manajemen kandang, pemberian pakan, hingga pengendalian kesehatan ternak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bergerak di sektor peternakan, khususnya sapi potong. Alhamdulillah, saat ini sudah mulai mengirim sapi ke luar Bawean,” ujar Ragil.

Ia menjelaskan, sapi Bali khususnya betina dengan usia sekitar 1 hingga 1,5 tahun telah dipasarkan ke wilayah Jawa Timur, terutama untuk kebutuhan pemotongan di Surabaya. Sementara itu, sapi berbobot besar seperti Limosin dan Simental juga telah dikirim ke Gresik dan Pulau Madura.

“Untuk sapi Bali, kami kirim ke Surabaya. Sedangkan sapi besar seperti Limosin dan Simental, tahun lalu sudah kami kirim ke Gresik dan Pulau Madura,” jelasnya.

Dalam skala produksi, Sejahtera Ternak Abadi Farm mencatat rata-rata pengiriman setiap tahun mencapai sekitar 50 ekor sapi Bali. Sementara itu, untuk sapi jenis Limosin dan Simental, jumlah pengiriman mencapai sekitar 38 ekor per tahun, dengan bobot hidup berkisar antara 500 hingga 700 kilogram per ekor.

Dalam mendukung produktivitas, pakan yang diberikan terdiri dari rumput hijauan serta pakan penggemukan seperti pelet dan konsentrat. Selain itu, sistem pakan fermentasi diterapkan untuk menjaga ketersediaan pakan sekaligus meningkatkan kualitas nutrisi.

Dari sisi kesehatan, pengontrolan kondisi ternak dilakukan secara rutin dua kali dalam seminggu. Kebersihan kandang dijaga secara ketat, disertai dengan penyemprotan desinfektan sebagai langkah pencegahan penyakit. Jika ditemukan gejala, penanganan dilakukan dengan melibatkan tenaga medis atau paramedis.

Meski telah menunjukkan perkembangan, Ragil mengakui tantangan masih ada, terutama dalam hal pemasaran dan belum adanya standar harga yang stabil di pasaran. Selain itu, faktor cuaca juga sangat memengaruhi kondisi kesehatan ternak.

Namun demikian, ia optimistis potensi peternakan di Bawean sangat besar untuk dikembangkan lebih jauh.

“Ke depan, potensi peternakan di Bawean harus kita gali. Jangan hanya jual di lokal, tapi kita dorong bisa kirim ke luar daerah, khususnya ke Jawa,” tegasnya.

Dengan langkah tersebut, Sejahtera Ternak Abadi Farm diharapkan mampu menjadi contoh pengembangan peternakan modern di Pulau Bawean, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para peternak lokal.

Berita Terkait

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas
Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris
Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian
Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan
Bos CV Ayunda Menikahi Dian Mariana di Banyuwangi, Ribuan Tamu Dikejutkan Hadiah Umrah, 10 Oktober Resepsi Berlanjut di Pamekasan
Dugaan Kelalaian Medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan: Kuasa Hukum Soroti ‘Misteri’ 33 Jam Tanpa Visite Dokter Spesialis
SELESAI, TUNAI, TUNTAS

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas

Selasa, 29 September 2026 - 18:08 WIB

Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 

Selasa, 29 September 2026 - 17:09 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris

Selasa, 29 September 2026 - 14:06 WIB

Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian

Selasa, 29 September 2026 - 13:31 WIB

Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan

Berita Terbaru