SUMENEP – Di tengah meningkatnya biaya pendidikan yang kerap menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk melanjutkan kuliah, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Fraksi PDI Perjuangan, Nia Kurnia Fauzi, kembali menghadirkan harapan. Sebanyak 40 mahasiswa dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kabupaten Sumenep menerima bantuan beasiswa sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda yang tengah berjuang menggapai cita-cita.
Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis di kediaman Nia Kurnia Fauzi di Desa Torbang, Kecamatan Batuan. Para penerima berasal dari Kecamatan Kota Sumenep, Kalianget, Talango, dan Batuan yang telah lolos proses seleksi dan verifikasi.
“Tahun ini ada sekitar 100 mahasiswa yang mengajukan permohonan. Setelah melalui proses seleksi dan verifikasi, sebanyak 40 mahasiswa dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai penerima bantuan,” ujar Nia, Minggu (28/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, program beasiswa tersebut telah menjadi agenda rutin sejak tahun 2022 sebagai bentuk komitmen dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya mahasiswa yang mengalami keterbatasan ekonomi.
Menurutnya, tidak semua pendaftar dapat menerima bantuan karena sebagian telah memperoleh beasiswa pada tahun sebelumnya, berstatus sebagai anak aparatur sipil negara (ASN), atau telah menyelesaikan studi sebelum pencairan bantuan dilakukan.
Mbak Nia menegaskan, program ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang lahir dari aspirasi masyarakat saat kegiatan reses maupun dialog langsung bersama warga.
“Banyak orang tua dan mahasiswa yang mengeluhkan mahalnya biaya pendidikan. Karena itu saya berupaya menghadirkan program ini agar dapat membantu mereka yang benar-benar membutuhkan,” katanya.
Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban biaya kuliah, tetapi juga menjadi motivasi bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
“Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya. Terus belajar, raih prestasi, dan kelak kembalilah mengabdi untuk membangun Kabupaten Sumenep,” pesannya.
Rasa syukur juga disampaikan salah satu penerima beasiswa, Insani Nur Kamilia. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti di tengah meningkatnya kebutuhan biaya pendidikan.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Semoga program seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak mahasiswa yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman Ready, mengingatkan agar dana beasiswa dimanfaatkan sesuai tujuan program, yakni untuk menunjang kebutuhan pendidikan.
“Gunakan dana ini untuk kepentingan kuliah dan proses belajar. Jadikan beasiswa ini sebagai penyemangat untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Program beasiswa tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat dapat diwujudkan menjadi program nyata yang membuka jalan bagi generasi muda Sumenep untuk terus menempuh pendidikan. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, bantuan itu bukan sekadar dana pendidikan, melainkan harapan agar mimpi anak-anak daerah tidak terhenti hanya karena keterbatasan biaya.
Penulis : Red









