LAMONGAN – Tidak semua pahlawan mengenakan jubah. Sebagian memilih mengenakan seragam Polri, lalu mengabdikan hidupnya bagi mereka yang terlupakan. Itulah sosok Ipda Purnomo, S.E., M.H., anggota Polres Lamongan yang kini resmi dinobatkan sebagai Polisi Inspiratif dan menerima penghargaan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada puncak peringatan HUT Bhayangkara ke-80.
Penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi, tetapi menjadi pengakuan negara atas pengabdian seorang polisi yang menjadikan kemanusiaan sebagai panggilan hidup.
Selama bertahun-tahun, Ipda Purnomo dikenal tanpa lelah merawat ribuan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) melalui Yayasan Berkas Bersinar Abadi. Di balik tugasnya sebagai aparat penegak hukum, ia hadir sebagai pengasuh, pelindung, sekaligus harapan bagi mereka yang selama ini hidup dalam keterasingan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu, kepeduliannya juga menjangkau anak-anak yatim, kaum dhuafa, bedah rumah warga miskin, layanan sosial gratis, hingga berbagai aksi kemanusiaan yang dibiayai dari gaji pribadi, hasil konten media sosial, serta dukungan para dermawan.
Founder BIP Foundation, H. Ali Zainal Abidin, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang diterima Ipda Purnomo. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan kemenangan bagi nilai-nilai kemanusiaan.
“Kami mengucapkan selamat kepada saudara kami, Ipda Purnomo. Beliau adalah sosok luar biasa yang membuktikan bahwa ketulusan akan selalu menemukan jalannya. Penghargaan dari Presiden RI ini bukan hanya membanggakan beliau, tetapi juga membanggakan semua pejuang kemanusiaan di Indonesia,” ujar H. Ali Zainal Abidin.
Ia mengungkapkan, hubungan antara BIP Foundation dan Ipda Purnomo telah terjalin erat melalui berbagai aksi sosial di sejumlah daerah. Kolaborasi keduanya tidak hanya berlangsung di Lamongan, tetapi juga menyentuh masyarakat di Sumenep, Pamekasan, Malang, dan berbagai wilayah lainnya.
Salah satu momen yang paling membekas adalah ketika BIP Foundation menggelar aksi sosial besar di Yayasan Berkas Bersinar Abadi Lamongan. Dalam kegiatan tersebut, BIP menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp1 miliar untuk pembangunan masjid, ambulans, bantuan aset yayasan, hingga berbagai kebutuhan pasien ODGJ.
“Beliau bukan sekadar mitra BIP. Ipda Purnomo sudah menjadi bagian dari ruh perjuangan kami. Kami melihat sendiri bagaimana beliau melayani masyarakat dengan hati, bukan karena jabatan, tetapi karena panggilan nurani,” tegas Ali.
Menurutnya, penghargaan yang diterima Ipda Purnomo menjadi bukti bahwa pengabdian yang dilakukan dengan tulus tidak akan pernah sia-sia.
“Semoga penghargaan ini menjadi inspirasi bagi seluruh aparat negara dan masyarakat. Sebab kekuatan terbesar bukanlah kekuasaan, melainkan kepedulian yang mampu mengubah air mata menjadi harapan,” pungkas sosok yang dikenal sebagai Abul Yatama atau Bapak Anak Yatim tersebut.
Penghargaan Presiden kepada Ipda Purnomo pun menjadi pesan kuat bahwa negara hadir untuk menghormati mereka yang bekerja dalam senyap, mengabdi tanpa pamrih, dan menjadikan kemanusiaan sebagai misi utama dalam setiap langkah pengabdiannya.
Penulis : **







