Saat Banyak Pejabat Diam, Detikzone.id Istiqamah Berdakwah Lewat Aksi Kemanusiaan, Hari ke-39 Kembali Menyasar Kaum Dhuafa

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikzone kembali menyalurkan bantuan kepada kaum dhuafa dalam rangka Hari ke-39 Program Berbagi Setiap Hari sebagai wujud nyata Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim yang istiqamah menghadirkan aksi kemanusiaan di tengah masyarakat.

Detikzone kembali menyalurkan bantuan kepada kaum dhuafa dalam rangka Hari ke-39 Program Berbagi Setiap Hari sebagai wujud nyata Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim yang istiqamah menghadirkan aksi kemanusiaan di tengah masyarakat.

SUMENEP, Kamis, 9 Juli 2026  – Ketika sebagian pejabat lebih sibuk dengan agenda seremonial dan rapat demi rapat, masih banyak rakyat kecil yang setiap hari bertarung dengan kerasnya kehidupan. Mereka bangun sebelum matahari terbit, mengais rezeki hingga senja, namun sering kali hanya membawa pulang uang belasan hingga puluhan ribu rupiah untuk menghidupi keluarga.

Melihat kenyataan tersebut, Detikzone.id memilih tidak tinggal diam. Memasuki hari ke-39 Program Berbagi Setiap Hari, media yang mengusung konsep Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim kembali turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyapa dan berbagi kepada kaum dhuafa yang membutuhkan.

Sebelumnya, program kemanusiaan ini juga telah menjangkau anak yatim, penyandang disabilitas, lansia sebatang kara, buruh harian, nelayan, tukang becak, pedagang kaki lima, pemulung, pekerja serabutan, hingga para pejuang nafkah jalanan yang setiap hari berjuang demi keluarganya.
Tanpa panggung megah, tanpa seremoni, dan tanpa sorotan berlebihan, perjalanan kemanusiaan itu kembali menyusuri sejumlah titik di Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah sederhana tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian tidak harus menunggu jabatan, kekuasaan, ataupun anggaran besar. Yang dibutuhkan hanyalah hati yang tergerak untuk berbagi.

Di setiap perjalanan selalu ada kisah yang mengetuk nurani. Ada seorang ayah yang sejak pagi berkeliling mencari pekerjaan namun hingga sore belum memperoleh penghasilan. Ada ibu yang tetap menunggu dagangannya terjual demi membawa pulang makanan untuk anak-anaknya. Ada pula lansia yang tetap bekerja di usia senja karena tak ingin menjadi beban bagi keluarganya.

Mereka adalah wajah-wajah perjuangan yang sering luput dari perhatian. Namun bagi Detikzone.id, mereka adalah alasan mengapa Program Berbagi Setiap Hari harus terus berjalan.

Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, mengatakan perjalanan kemanusiaan yang telah berlangsung selama 39 hari berturut-turut semakin menguatkan keyakinannya bahwa media tidak cukup hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga harus hadir menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Kami ingin Detikzone.id bukan hanya dikenal karena berita yang ditulis, tetapi juga karena kepedulian yang terus dihidupkan. Saat bertemu para pencari nafkah jalanan, kami sadar perjuangan mereka jauh lebih berat daripada yang mampu kami tuliskan. Karena itu kami ingin hadir bukan hanya membawa kamera, tetapi juga membawa kepedulian,” ujarnya.

Menurutnya, Program Berbagi Setiap Hari bukan kegiatan seremonial ataupun pencitraan. Program tersebut lahir dari keyakinan bahwa setiap rezeki yang diterima merupakan titipan Allah SWT yang harus dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

“Kami tidak pernah merasa sebagai pemberi. Kami hanyalah perantara. Semua rezeki yang kami salurkan berasal dari Allah SWT melalui orang-orang baik,” katanya.

Selama 39 hari tanpa jeda, Program Berbagi Setiap Hari telah menjangkau ratusan penerima manfaat dari berbagai kalangan. Namun gerakan kemanusiaan Detikzone.id tidak berhenti di situ.

Melalui semangat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim, Detikzone.id juga telah menjalankan sederet program sosial, di antaranya santunan rutin anak yatim dan dhuafa, bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu, bantuan biaya pengobatan, bantuan kesehatan, ambulans gratis, rumah singgah gratis bagi keluarga pasien, renovasi musala dan tempat ibadah, bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), penyaluran Al-Qur’an dan Iqra’, pembagian sembako, bantuan semen untuk pembangunan masjid dan musala, santunan penyandang disabilitas, bantuan bagi lansia sebatang kara, bantuan nelayan, buruh harian, tukang becak, pedagang kecil, pemulung, bantuan kepada masyarakat terdampak bencana, hingga berbagai aksi sosial lainnya yang dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan.

Tidak berhenti pada program-program tersebut, Detikzone.id juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda kemanusiaan yang akan direalisasikan dalam waktu dekat. Di antaranya peresmian Rumah Makan Gratis bagi para pejuang nafkah jalanan dengan menu nasi kuning, Gerakan Jumat Berkah, Program Orang Tua Asuh Anak Yatim, Sedekah Air Bersih, Wakaf Al-Qur’an, khitan massal gratis, pengobatan gratis, bedah rumah kaum dhuafa, bantuan modal usaha mikro, gerobak usaha gratis bagi pedagang kecil, bantuan perlengkapan sekolah, hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya.

Bagi Detikzone.id, seluruh program tersebut bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bagian dari dakwah kemanusiaan yang harus terus dijaga agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, pada akhir tahun ini Detikzone.id juga akan meresmikan Rumah Makan Gratis bagi para pencari nafkah jalanan sebagai tempat berbagi makanan gratis setiap hari bagi masyarakat yang membutuhkan.

Jurnalis yang dikenal dengan penampilan sederhana berkopiah hitam itu juga menyampaikan rasa syukur kepada seluruh keluarga besar Detikzone.id, yang terus memberikan doa, dukungan, serta kepercayaan sehingga seluruh program kemanusiaan tersebut dapat terus berjalan.

“Program ini tidak mungkin berjalan sendirian. Saya tidak mampu menciptakan rezeki sendiri. Semua yang kami salurkan adalah titipan Allah SWT melalui banyak orang baik. Karena itu, setiap senyum yang lahir dari penerima manfaat sesungguhnya adalah kebahagiaan milik kita bersama,” tegasnya.

Ia memastikan, selama Allah SWT masih memberikan kesehatan, umur panjang, kesempatan, dan rezeki, seluruh program kemanusiaan tersebut akan terus dilanjutkan dan dikembangkan.

“Insyaallah kami akan terus istiqamah menjalankan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim. Kami ingin membuktikan bahwa media bukan hanya tempat lahirnya berita, tetapi juga tempat tumbuhnya kasih sayang, kepedulian, dan harapan. Berita yang paling bernilai bukanlah yang paling viral, melainkan berita yang mampu menghapus air mata, menghadirkan senyum, meringankan beban hidup sesama, serta menjadi jalan menuju ridha Allah SWT,” tuturnya.

Di tengah derasnya arus informasi yang lebih sering mengejar sensasi, Detikzone.id memilih tetap menapaki jalan kemanusiaan. Sebab bagi media ini, jurnalisme sejati bukan hanya tentang menyampaikan fakta, tetapi juga menghadirkan aksi nyata yang mampu mengetuk hati manusia, menggerakkan kepedulian, dan menjadi jalan lahirnya doa-doa tulus dari mereka yang dibantu.

Karena sesungguhnya, ketika sebagian memilih diam, selalu ada orang-orang yang memilih bergerak. Dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan ikhlas itulah lahir harapan, keberkahan, dan cahaya kemanusiaan yang akan terus menyala untuk sesama.

Penulis : Red

Berita Terkait

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan
Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS
Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis
Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026
Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid
Usai Resepsi di Banyuwangi, Bos Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Gelar Unduh Mantu di Pamekasan, Ribuan Tamu Hadir
Polemik Soto Mantenan Kediri Memanas: LSM RATU Desak Pemkot Usut Tuntas Perizinan Bangunan
PC DMI, MUI Sangkapura, dan LTMNU Bawean Gelar Turba, Perkuat Pengelolaan Masjid

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB