Resto Lotus Sumenep Jadi Rumah Kebersamaan, Temu Kenal Formara Unair Rajut Solidaritas Taretan

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Formara Universitas Airlangga Wilayah Sumenep, Fahmi Syihaab, bersama peserta saat kegiatan Temu Kenal bertema

Foto: Ketua Formara Universitas Airlangga Wilayah Sumenep, Fahmi Syihaab, bersama peserta saat kegiatan Temu Kenal bertema "4 In 1 Settong Taretan" yang digelar di Resto Lotus, Jalan KH. Mansyur No. 168, Pabean, Sumenep, sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat solidaritas mahasiswa Madura.

SUMENEP, Minggu, 19/7/2026– Cafe dan Resto Lotus yang berlokasi di Jalan KH. Mansyur No. 168, Pabean, Kabupaten Sumenep, kembali menjadi ruang lahirnya gagasan dan kebersamaan. Kali ini, Lotus dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan Temu Kenal Forum Mahasiswa Madura (Formara) Universitas Airlangga Wilayah Sumenep yang mengusung tema “4 In 1 Settong Taretan”.

Kegiatan tersebut dihadiri puluhan mahasiswa Universitas Airlangga asal Madura sebagai momentum mempererat tali persaudaraan, memperkenalkan kepengurusan, sekaligus menyamakan visi dalam membangun organisasi yang inklusif, progresif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa sejak awal acara. Berbagai sesi diskusi, perkenalan, hingga tukar gagasan berlangsung dinamis, mencerminkan semangat persatuan mahasiswa Madura yang berada di perantauan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Formara Universitas Airlangga Wilayah Sumenep, Fahmi Syihaab, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah awal memperkuat fondasi organisasi agar semakin solid.

“Temu kenal ini bukan hanya sebatas saling mengenal antaranggota. Lebih dari itu, kami ingin membangun rasa memiliki terhadap Formara sebagai rumah bersama mahasiswa Madura di Universitas Airlangga,” ujar Fahmi.

Ia menegaskan, tema ‘4 In 1 Settong Taretan’ memiliki makna mendalam, yakni menyatukan berbagai latar belakang mahasiswa dalam satu semangat persaudaraan, kolaborasi, dan pengabdian.

Menurutnya, Formara harus menjadi wadah yang mampu melahirkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, serta komitmen untuk ikut membangun Madura di masa depan.

“Kami ingin Formara menjadi tempat bertumbuh, saling menguatkan, berbagi pengalaman, hingga melahirkan berbagai program yang berdampak positif. Ketika mahasiswa Madura bersatu, akan lahir energi besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” tegasnya.

Fahmi berharap silaturahmi yang telah terbangun dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada acara seremonial semata, melainkan terus berlanjut melalui berbagai program kolaboratif yang melibatkan seluruh anggota Formara.

“Semoga Formara semakin kompak, semakin aktif, dan mampu menjadi organisasi mahasiswa yang membanggakan, baik di lingkungan Universitas Airlangga maupun di tengah masyarakat Madura,” harapnya.

Sementara itu, Lia, selaku pengelola Cafe dan Resto Lotus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia Formara yang telah mempercayakan Lotus sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Cafe dan Resto Lotus. Merupakan sebuah kehormatan bagi kami bisa menjadi bagian dari kegiatan positif yang mempertemukan generasi muda Madura untuk berdiskusi, mempererat silaturahmi, dan membangun semangat kebersamaan,” ungkap Lia.

Ia berharap Lotus tidak hanya dikenal sebagai tempat menikmati kuliner, tetapi juga menjadi ruang yang nyaman bagi lahirnya ide, kreativitas, serta kolaborasi anak-anak muda.

“Lotus selalu terbuka bagi berbagai komunitas, organisasi, maupun mahasiswa yang ingin menggelar kegiatan positif. Semoga dari tempat ini lahir banyak gagasan dan kolaborasi yang membawa manfaat bagi Sumenep dan Madura,” tutupnya.

Penulis : Red

Berita Terkait

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan
Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS
Cari Tempat Nongkrong di Sumenep? M Cafe Hadir dengan Nuansa Estetik yang Bikin Pengunjung Betah
Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis
Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026
Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid
Usai Resepsi di Banyuwangi, Bos Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Gelar Unduh Mantu di Pamekasan, Ribuan Tamu Hadir
Polemik Soto Mantenan Kediri Memanas: LSM RATU Desak Pemkot Usut Tuntas Perizinan Bangunan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Cari Tempat Nongkrong di Sumenep? M Cafe Hadir dengan Nuansa Estetik yang Bikin Pengunjung Betah

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB