Amukan Angin Kencang Luluhlantakkan Pemalang, Rumah Tertimpa Pohon, Listrik Padam

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, detikzone.id – Terjangan angin kencang yang melanda Kecamatan Moga dan sekitarnya sejak Kamis (23/7) hingga Jumat (24/7) pagi menyisakan kepanikan di tengah masyarakat. Puluhan pohon tumbang, rumah warga rusak tertimpa pohon kelapa, kabel listrik PLN putus, hingga akses jalan sempat lumpuh akibat batang pohon yang melintang.

Salah satu rumah yang terdampak berada di RT 006/RW 003, Dukuh Kembang, Desa Mandiraja, Kecamatan Moga. Rumah tersebut mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon kelapa yang roboh diterjang angin.

Suasana Desa Mandiraja yang semula tenang berubah mencekam ketika angin bertiup sangat kencang disertai suara gemuruh. Dalam hitungan menit, atap rumah beterbangan, genting berjatuhan, dan warga berhamburan keluar rumah demi menyelamatkan diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anginnya datang tiba-tiba, gemuruhnya kencang sekali. Warga langsung lari keluar karena takut atap rumah ambruk,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Tidak hanya merusak rumah, angin juga merobohkan sejumlah pohon besar di ruas jalan utama Dukuh Kembang. Batang-batang pohon yang melintang menutup badan jalan sehingga arus kendaraan dari dua arah sempat terhenti.

Mendapat laporan dari warga, tim gabungan relawan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang segera menuju lokasi. Petugas berjibaku mengevakuasi pohon tumbang dengan menggunakan mesin pemotong agar akses transportasi kembali normal.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmalludin, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

“Masyarakat agar memperhatikan kondisi lingkungan sekitarnya. Bencana hidrometeorologi kering dapat memicu angin kencang yang sewaktu-waktu bisa menimbulkan bencana,” ujar Agus saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (24/7).

Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih melakukan pendataan terhadap kerusakan dan kerugian material yang ditimbulkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pemerintah dan BPBD juga mengimbau warga untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar serta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang dapat terjadi kapan saja. (Ragil)

Penulis : Red

Berita Terkait

BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket di Tengah Maraknya Demonstrasi
Dinamika Formatur PBNU, Khalilur Dukung Gus Kikin Bangun Kepengurusan Representatif
BATAS KEKUASAAN SEBAGAI BAHASA BARU POLITIK 2029
Sinergi Rutan Kelas I Jakarta Pusat dengan PPSU Kelurahan Rawasari, Bergerak Bersama
Haornas ke-43, Dindikpora Pemalang Dorong Masyarakat Budayakan Olahraga
Spektakuler! Parade Siswa dan Drama Teatrikal Buka Maulid Nabi di SMAN 1 Sangkapura Gresik
BPI KPNPA RI Soroti Persoalan Hukum dan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor
Deteksi Dini TBC dan Layanan Kesehatan Gratis: Sinergi Rutan Kelas I Jakarta Pusat dan Sudinkes Jakpus untuk Pemasyarakatan Sehat

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:16 WIB

BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket di Tengah Maraknya Demonstrasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:39 WIB

Dinamika Formatur PBNU, Khalilur Dukung Gus Kikin Bangun Kepengurusan Representatif

Kamis, 10 September 2026 - 11:47 WIB

BATAS KEKUASAAN SEBAGAI BAHASA BARU POLITIK 2029

Rabu, 9 September 2026 - 16:05 WIB

Sinergi Rutan Kelas I Jakarta Pusat dengan PPSU Kelurahan Rawasari, Bergerak Bersama

Rabu, 9 September 2026 - 16:04 WIB

Haornas ke-43, Dindikpora Pemalang Dorong Masyarakat Budayakan Olahraga

Berita Terbaru

SOSBUD

PKDI Sumenep Apresiasi Eksistensi RRI di Usia 81 Tahun

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:05 WIB