Lupa Status, Puluhan Guru SMPN 1 Petarukan Kejar-kejaran Bawa Bola Plastik hingga Garis Finish

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang — Sejenak melupakan status sebagai guru yang setiap hari berdiri di depan kelas, puluhan guru SMPN 1 Petarukan, Kabupaten Pemalang, justru harus berlari, berebut kecepatan dan berjibaku menjaga bola plastik agar tidak jatuh ke tanah.

Suasana penuh gelak tawa itu terjadi dalam lomba estafet bola plastik yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan SMPN 1 Petarukan, Rabu (19/8/2026).

Lomba tersebut terbilang unik. Permainan mengadopsi aturan olahraga bola voli, dengan satu tantangan utama: bola plastik harus tetap berada di udara atau berpindah dari satu pemain ke pemain lainnya hingga mencapai garis finish.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap tim yang terdiri dari enam orang dituntut memiliki kekompakan, kecepatan dan konsentrasi tinggi. Sedikit saja kehilangan fokus, bola bisa jatuh dan membuat perjuangan satu tim terhenti.

Lapangan utama sekolah pun berubah menjadi arena penuh ketegangan. Para guru yang biasanya serius menyampaikan materi pembelajaran di dalam kelas, kali ini harus berlari mengejar bola dan melakukan gerakan refleks untuk menyelamatkannya.

Sorak-sorai siswa dan guru yang menyaksikan dari pinggir lapangan semakin membuat suasana meriah. Tawa pecah ketika sejumlah peserta harus bergerak cepat mengejar bola yang hampir menyentuh tanah.

Kepala SMPN 1 Petarukan, Purwaningsih, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan dalam rangka peringatan HUT RI. Lomba juga menjadi momentum untuk menyegarkan pikiran sekaligus memperkuat kekompakan antara guru dan siswa.

“Kami sengaja memilih lomba estafet bola plastik dengan aturan voli ini untuk melatih kerja sama tim yang terdiri dari guru dan siswa. Guru-guru kita setiap hari sibuk mengajar, begitu juga para siswa mengikuti berbagai mata pelajaran. Jadi ini menjadi momen untuk melepas penat dan membangun komunikasi antara guru dan siswa,” ujar Purwaningsih.

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana menanamkan nilai sportivitas dan semangat perjuangan kemerdekaan kepada seluruh warga sekolah.

“Menjaga bola tetap di udara tanpa jatuh ternyata membutuhkan fokus tinggi. Sama seperti menjaga mutu pendidikan,” katanya sambil tersenyum.

Kemeriahan semakin terasa ketika setiap tim berusaha menjadi yang tercepat mencapai garis finish tanpa melakukan pelanggaran.

Pada akhirnya, lomba ditutup dengan pembagian hadiah bagi tim yang berhasil menyelesaikan tantangan dengan waktu tercepat.

Bukan hanya hadiah yang dibawa pulang. Dari arena lomba tersebut, tawa, kekompakan dan kebersamaan antara guru dan siswa menjadi warna tersendiri dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SMPN 1 Petarukan.

(Ragil)

Berita Terkait

Hampir Semua Wartawan JSI Sumenep Kompeten, Komitmen Membangun Pers Profesional Makin Nyata
Tasrif M. Saleh Apresiasi 8 Quick Wins Kapolri: Polisi Harus Hadir di Tengah Masyarakat
Satreskoba Polresta Sumenep Amankan Pria 29 Tahun, Sabu 0,47 Gram Ditemukan di Kamar
Mencari Keadilan ke Yakuza Maneges, Ibu Korban Kekerasan Seksual di Kediri Mengaku Diancam Dibunuh
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Kalbar Tangani Karhutla: Polisi Bersama Masyarakat!
Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu di Saronggi, Dua Pria Diamankan dengan Barang Bukti 2,14 Gram
Teknologi AI Masuk Desa, Dinkes Probolinggo Buru Kasus TBC Lewat Portable X-Ray
Dijanjikan Dinikahi, Perempuan di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan, Polisi Amankan Pria 22 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Hampir Semua Wartawan JSI Sumenep Kompeten, Komitmen Membangun Pers Profesional Makin Nyata

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Tasrif M. Saleh Apresiasi 8 Quick Wins Kapolri: Polisi Harus Hadir di Tengah Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Satreskoba Polresta Sumenep Amankan Pria 29 Tahun, Sabu 0,47 Gram Ditemukan di Kamar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:16 WIB

Mencari Keadilan ke Yakuza Maneges, Ibu Korban Kekerasan Seksual di Kediri Mengaku Diancam Dibunuh

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Kalbar Tangani Karhutla: Polisi Bersama Masyarakat!

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB