Festival Tong-tong se-Madura, Bupati Sumenep Tekankan Kreativitas dan Pelestarian Budaya

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Detikzone.id — Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong pengembangan kesenian tradisional sebagai bagian dari upaya menjaga dan melestarikan budaya daerah.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo meminta para seniman musik tong-tong untuk terus meningkatkan kreativitas, khususnya dalam mengembangkan aransemen musik agar tetap menarik dan mampu mengikuti perkembangan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Bupati dalam Festival Musik Tong-tong se-Madura 2026 yang digelar di Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, inovasi dalam aransemen penting dilakukan agar musik tong-tong tetap berkembang dan diminati masyarakat, terutama generasi muda.

Namun, pengembangan kreativitas tersebut harus tetap mempertahankan karakter dan identitas musik tong-tong sebagai warisan budaya tak benda.

“Para seniman musik tong-tong agar meningkatkan kreativitas dalam setiap penampilan melalui aransemen musik yang inovatif dan menarik, namun tetap mempertahankan karakter khas musik tong-tong,” ujar Achmad Fauzi.

Ia menegaskan, kreativitas tidak boleh menghilangkan jati diri kesenian tradisional. Sebaliknya, inovasi diharapkan menjadi kekuatan untuk memperkenalkan musik tong-tong kepada masyarakat yang lebih luas.

Bupati juga berharap festival musik tong-tong dapat menjadi ruang bagi para seniman untuk berkreasi sekaligus meningkatkan kualitas pertunjukan.

“Jangan sampai kehilangan jati diri musik tong-tong. Kreativitas harus menjadi kekuatan untuk membuat budaya warisan budaya tak benda Sumenep semakin dikenal,” tegasnya.

Festival Musik Tong-tong se-Madura 2026 diikuti kelompok musik tong-tong dari empat kabupaten di Madura. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat keberadaan seni tradisional sekaligus memberikan ruang bagi para pelaku seni untuk mengembangkan karya.

Dengan pengembangan aransemen dan kreativitas yang tetap berpegang pada karakter asli, musik tong-tong diharapkan terus tumbuh dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

 

Berita Terkait

Langkah Awal Menuju BPD 2026–2034, Desa Sawahmulya Gelar Musyawarah Pembentukan Panitia
Pimpin Apel Pagi, Camat Gayam Sumenep Tekankan Disiplin dan Integritas
Menuju Hari ke-101, Detikzone Konsisten Hadirkan Kebaikan Lewat Sedekah Setiap Hari di Sumenep
JSI Apresiasi Petugas Kebersihan DLH Sumenep, Sebut Mereka sebagai Mujahid Lingkungan
Gonjang-Ganjing Hasil Festival Tong-Tong Sumenep 2026 Bikin Gaduh
Dari Bawean hingga Malaysia, 171 Jemaah Bersiap Umrah Bersama PT Habibi Rizky Elsyarif
Pimpinan Yakuza Maneges Siap Tindak Hukum Siapapun yang Manfaatkan Nama Organisasi untuk Kepentingan Pribadi
Semangat Agustusan Belum Padam, Garuda Dayabata Gelar Jalan Sehat Penuh Kebersamaan, Samsat Bawean Turut Beri Dukungan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:29 WIB

Langkah Awal Menuju BPD 2026–2034, Desa Sawahmulya Gelar Musyawarah Pembentukan Panitia

Minggu, 6 September 2026 - 21:14 WIB

Menuju Hari ke-101, Detikzone Konsisten Hadirkan Kebaikan Lewat Sedekah Setiap Hari di Sumenep

Minggu, 6 September 2026 - 20:25 WIB

JSI Apresiasi Petugas Kebersihan DLH Sumenep, Sebut Mereka sebagai Mujahid Lingkungan

Minggu, 6 September 2026 - 17:36 WIB

Gonjang-Ganjing Hasil Festival Tong-Tong Sumenep 2026 Bikin Gaduh

Minggu, 6 September 2026 - 16:58 WIB

Dari Bawean hingga Malaysia, 171 Jemaah Bersiap Umrah Bersama PT Habibi Rizky Elsyarif

Berita Terbaru