Pemalang – Semangat kebersamaan warga Sungapan, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, terasa hingga ke tanah perantauan. Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Pemalang yang dijadwalkan berlangsung pada 9 November 2026, Paguyuban Perantau Sungapan bersama kelompok emak-emak menyerahkan bantuan logistik berupa sembako kepada Waindun, salah satu calon Kepala Desa Sungapan.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan tali silaturahmi warga Sungapan yang berada di luar daerah dengan kampung halaman. Logistik sembako yang diberikan antara lain kebutuhan pokok sehari-hari untuk mendukung aktivitas selama tahapan Pilkades.
Meski berasal dari perantauan, para warga Sungapan di Jakarta tetap mengikuti perkembangan kampung halaman. Komunikasi dan rasa kekeluargaan disebut terus terjaga melalui berbagai kegiatan paguyuban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam konteks Pilkades, pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan dari kelompok warga kepada Waindun calon Kades yang mereka dukung.
Sementara itu, proses pemilihan tetap menjadi hak warga desa sesuai ketentuan yang berlaku.
Waindun saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya menyampaikan, apresiasinya atas perhatian warga perantauan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian saudara-saudara warga Sungapan yang berada di Jakarta , Bagi saya, yang paling utama adalah menjaga silaturahmi dan kebersamaan warga. Pilkades adalah bagian dari proses demokrasi desa yang harus kita jalani dengan tertib dan penuh kekeluargaan,” ujar Waindun, pada Sabtu sore ( 3/10).
Dukungan juga datang dari kalangan pemuda Sungapan yang berada di Jakarta.
Salah seorang perwakilan pemuda perantauan Sungapan Nasir dan Naryo mengatakan, bahwa keberadaan paguyuban bukan hanya menjadi wadah komunikasi warga di perantauan, tetapi juga menjadi jembatan untuk tetap peduli terhadap perkembangan desa.
” Kami di Jakarta tetap merasa bagian dari Sungapan. Apa yang kami lakukan ini bukan sekadar mengirim sembako, tetapi menjaga hubungan kekeluargaan dengan warga di kampung. Siapa pun nantinya yang terpilih, kami berharap Sungapan tetap rukun dan semakin maju,” katanya.
Pilkades Serentak Kabupaten Pemalang dijadwalkan digelar pada 9 November 2026 mendatang , Tahapan pemilihan menjadi momentum bagi masyarakat desa untuk menentukan kepala desa melalui mekanisme demokrasi sesuai peraturan yang berlaku.
Di tengah dinamika politik desa tersebut, geliat warga perantauan menunjukkan bahwa hubungan antara desa dan warganya tidak terputus oleh jarak.
Dari Jakarta, perhatian mengalir ke Sungapan. Dari sembako, terselip pesan sederhana: sejauh apa pun warga merantau, kampung halaman tetap memiliki tempat di hati mereka.( Ragil).







