Jakarta — Sebanyak 65 warga binaan Rutan Kelas I Jakarta Pusat menjalani asesmen sebagai bagian dari pelaksanaan program rehabilitasi dan reedukasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jakarta Pusat untuk memastikan program pembinaan diberikan sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing warga binaan.
Asesmen berlangsung selama dua hari, 6–7 Oktober 2026, di Gedung Serba Guna Rutan Kelas I Jakarta Pusat. Proses asesmen melibatkan asesor dari Rutan Kelas I Jakarta Pusat serta Pembimbing Kemasyarakatan dari Bapas Jakarta Pusat.
Dalam proses tersebut, petugas menggali berbagai informasi dan melakukan penilaian terhadap kondisi serta kebutuhan warga binaan. Hasil asesmen selanjutnya menjadi salah satu dasar dalam menyusun program rehabilitasi dan reedukasi yang lebih terarah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat menyampaikan bahwa asesmen merupakan tahapan penting dalam memastikan program pembinaan berjalan secara tepat sasaran.
“Kegiatan asesmen ini merupakan langkah penting untuk memastikan program pembinaan dapat diberikan secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan warga binaan. Melalui sinergi antara Rutan Jakarta Pusat dan Bapas Jakarta Pusat, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan proses pembinaan yang terarah, humanis, dan berorientasi pada perubahan positif bagi warga binaan,” ujarnya.
Sinergi antara Rutan Kelas I Jakarta Pusat dan Bapas Jakarta Pusat diharapkan terus diperkuat dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang profesional dan berorientasi pada pembinaan.
Melalui asesmen terhadap 65 warga binaan tersebut, program rehabilitasi dan reedukasi diharapkan dapat mendukung proses perubahan sekaligus mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali beradaptasi dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
(Ragil)







