TOBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba mengikuti program “Jaksa Sahabat Pendidik” yang digelar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan satuan pendidikan dalam menciptakan penyelenggaraan pendidikan yang tertib, aman, dan kondusif.
Di Kabupaten Toba, kegiatan diikuti secara daring dari Balai Data Kantor Bupati Toba. Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Paber Napitupulu hadir mewakili Bupati Toba, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Toba Muslih, Asisten I Setdakab Toba Eston Sihotang, Plt. Inspektur Inspektorat Kabupaten Toba Ronald Gultom, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Toba Donny R. Simamora, serta para kepala sekolah SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Toba.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin mengatakan, kolaborasi antara aparat penegak hukum dan pemerintah diperlukan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfungsi memberikan pengetahuan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik.
“Kita membangun kolaborasi antara penegak hukum, dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Sumut, dengan Pemerintah Provinsi Sumut, khususnya dengan Dinas Pendidikan Sumut. Hal ini sangat penting karena pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter anak didik menjadi bernilai,” ujar Muhibuddin.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan satuan pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus mendukung pembentukan karakter generasi muda.
“Melalui kolaborasi ini, kita ingin memastikan satuan pendidikan menjadi ruang yang aman bagi anak-anak untuk belajar, bertumbuh, dan membangun karakter. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus hadir bersama untuk menjaga serta mendukung dunia pendidikan,” kata Bobby.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Toba dan Kejaksaan Negeri Toba juga menandatangani Nota Kesepahaman tentang Sinergi Pencegahan Penyimpangan dan Gangguan dalam Penyelenggaraan di Bidang Pendidikan di Wilayah Kabupaten Toba.
Nota kesepahaman ditandatangani Asisten I Setdakab Toba Eston Sihotang yang mewakili Bupati Toba bersama Kepala Kejaksaan Negeri Toba Muslih.
Melalui program Jaksa Sahabat Pendidik dan nota kesepahaman tersebut, Pemkab Toba menegaskan komitmennya memperkuat kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Toba dan seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya penyelenggaraan pendidikan yang tertib, aman, dan kondusif, sekaligus memperkuat perlindungan serta pembentukan karakter peserta didik di Kabupaten Toba.







