Dua Paket Anggaran Mengucur di Tanah Gerak SDN Tamansari IV, Bayang-Bayang Atap Ambruk Menghantui

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Proyek rehabilitasi sekolah tingkat SD dan SMP di Kabupaten Probolinggo gencar dilaksanakan, meliputi perbaikan atap, dinding, hingga lantai bangunan. Namun, sorotan tajam kini tertuju pada SD Negeri Tamansari IV, Kecamatan Dringu.

Sekolah yang berdiri di atas lahan rawan fenomena tanah gerak ini kedapatan menerima dua paket anggaran rehabilitasi sekaligus pada tahun 2026.
Paket pertama bersumber dari APBN melalui Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi sebesar Rp 773.190.821,00 yang dikerjakan secara swakelola.

Sementara paket kedua disokong oleh APBD 2026 senilai Rp 204.535.000,00 untuk Konstruksi Rehabilitasi Ruang Kelas yang dipihakketigakan kepada CV Bina Mitra Sedjati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rehabilitasi kali ini menggunakan kombinasi atap genteng dan kerangka baja ringan. Pemilihan material dan metode ini langsung memicu pertanyaan besar dari masyarakat. Pasalnya, publik belum lupa atas insiden ambruknya atap sekolah di wilayah Tongas dan Maron pada tahun-tahun lalu. Kala itu, Dinas Pendidikan berdalih bahwa bencana tersebut murni akibat faktor cuaca ekstrem dan pergeseran tanah gerak.

Kekhawatiran publik ini langsung ditepis oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Hary Tjahjono. Ia menegaskan bahwa pemasangan kerangka atap baja ringan di SDN Tamansari IV sudah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ketat.

“Baja ringan itu kokoh, dan telah dipasang dengan benar. Tim teknis yang melakukan pemasangan adalah tim ahli,” ujar Hari saat dikonfirmasi,Jum at (9/10/2026).

Ia juga menambahkan bahwa seluruh perencanaan hingga pelaksanaan proyek di lapangan sudah disesuaikan secara matang dengan kondisi geografis dan struktur tanah setempat.

Kini, publik tinggal menunggu pembuktian di lapangan. Apakah proyek miliaran rupiah di atas tanah gerak ini mampu bertahan kokoh, atau justru mengulang rapor merah kegagalan infrastruktur pendidikan masa lalu.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Forkopimka Batuputih Sumenep Perkuat Soliditas TNI-Polri demi Keamanan Wilayah
Gerakan Bersih Pesisir: Ikhtiar Kota Probolinggo Menyulap Hutan Bakau Menjadi Magnet Wisata
Demi Ketahanan Pangan Sumenep, Babinsa Pasongsongan Turun ke Ladang Cabai, Dengarkan Keluh Kesah Petani
Dindikpora Pemalang Tegaskan Perkuat Perlindungan Anak,AMBK Dorong Sekolah Makin Aman dan Bebas Bullying
BNNK Sumenep Perkuat Desa Bersinar, 50 Relawan Dibekali Literasi Digital dan Public Speaking Lawan Narkoba dari
Pemkab Toba dan Kejari Perkuat Sinergi Pendidikan Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik
Memburu Target Rp1 Triliun, DPMPTSP Probolinggo Jemput Bola Dampingi Pelaku Usaha
Bullying Jadi Perhatian, SMPN 1 Petarukan Tancap Gas! PPA Dinsos Turun Beri Edukasi Sekolah Ramah Anak

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:45 WIB

HUT ke-81 TNI, Forkopimka Batuputih Sumenep Perkuat Soliditas TNI-Polri demi Keamanan Wilayah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Demi Ketahanan Pangan Sumenep, Babinsa Pasongsongan Turun ke Ladang Cabai, Dengarkan Keluh Kesah Petani

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Dua Paket Anggaran Mengucur di Tanah Gerak SDN Tamansari IV, Bayang-Bayang Atap Ambruk Menghantui

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Dindikpora Pemalang Tegaskan Perkuat Perlindungan Anak,AMBK Dorong Sekolah Makin Aman dan Bebas Bullying

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:02 WIB

BNNK Sumenep Perkuat Desa Bersinar, 50 Relawan Dibekali Literasi Digital dan Public Speaking Lawan Narkoba dari

Berita Terbaru