SEMARANG — Organisasi sosial spiritual Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang (S&S) kembali menggelar aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak krisis air di Dusun Nyemoh Timur, Desa Nyemoh, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jumat (9/10/2026).
Bantuan air bersih tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekitar 300 warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk konsumsi harian dan keperluan rumah tangga (MCK).
Koordinator penyaluran bantuan, Yakuza Maneges S&S, Dedi, menjelaskan bahwa aksi sosial ini difokuskan pada wilayah permukiman yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber air bersih. Bantuan didistribusikan secara langsung ke titik-titik pengumpulan warga agar berjalan tertib dan tepat sasaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kebutuhan air bersih merupakan hal inti bagi warga, mulai dari memasak, mencuci, hingga konsumsi harian. Melalui penyaluran ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat setempat,” ujar Dedi di sela-sela kegiatan distribusi.
Untuk diketahui, Yakuza Maneges merupakan organisasi dakwah inklusif dipimpin oleh Den Gus Thuba Topo Broto Maneges, cucu dari ulama kharismatik asal Kediri, almarhum KH Hamim Tohari Djazuli (Gus Miek).
Organisasi ini memegang filosofi bahwa tidak ada manusia yang terlahir buruk dan tidak ada pintu yang tertutup bagi siapa saja yang ingin kembali ke jalan kebaikan.
Berdasarkan latar belakang tersebut, keanggotaan Yakuza Maneges sebagian besar terdiri dari kelompok marjinal, seperti kalangan mantan narapidana, preman, hingga mantan anggota gerombolan mafia yang berikhtiar memperbaiki diri.
Dalam menjalankan gerakannya, Yakuza Maneges mengusung visi sebagai “penjaga yang lemah, pembela yang benar, dan pembenah yang salah”.
Visi tersebut dituangkan dalam tiga misi utama organisasi:
1. Kemanusiaan dan Keadilan Sosial: Merangkul masyarakat awam serta kelompok marjinal yang jauh dari nilai-nilai agama, tanpa membedakan latar belakang dan bersifat lintas agama.
2. Pendampingan: Memberikan bantuan dan pendampingan bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum maupun nonhukum, baik secara fisik, mental, maupun psikis.
3. Pengawasan Sosial: Memantau dan menindak pelanggaran di tengah masyarakat, pejabat publik, hingga jajaran ulama yang dinilai melenceng dari norma, khususnya terkait tindakan asusila dan kenakalan.
Melalui pendekatan spiritualis yang diwariskan oleh Gus Miek, Yakuza Maneges menjadikan kegiatan sosial (seperti penyaluran air bersih di Dusun Nyemoh Timur Semarang ini) sebagai manifestasi nyata dari nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan.
Aksi sosial ini diharapkan dapat terus berlanjut secara konsisten sekaligus mendorong sinergi antar-pemangku kepentingan dalam menangani persoalan krisis air bersih secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Semarang dan sekitarnya.
Penulis : Bimo







