Pemalang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang menggelar pemeriksaan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile bagi 150 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Selasa (13/10) Bertempat di lingkungan Rutan Pemalang, agenda ini terlaksana melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang melalui UPTD Puskesmas Kebondalem sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini penyebaran HIV/AIDS di dalam hunian pemasyarakatan.
Pemeriksaan kesehatan terpadu ini melibatkan tim medis dan konselor dari Puskesmas Kebondalem yang didampingi langsung oleh jajaran petugas kesehatan Rutan. Sebanyak 150 warga binaan menjalani rangkaian pemeriksaan yang meliputi konseling awal, skrining kesehatan menyeluruh, serta pengambilan sampel darah menggunakan reagen tes HIV. Seluruh proses skrining dilakukan dengan memperhatikan asas kerahasiaan rekam medis para warga binaan.
Jabatan Fungsional (JF) Perawat Rutan Pemalang, Anis Arum Nuraeni, menegaskan pentingnya pemeriksaan skrining berkala ini bagi pemantauan kondisi fisik warga binaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelayanan kesehatan merupakan hak mendasar bagi setiap warga binaan yang harus dipenuhi secara berkesinambungan. Melalui pemeriksaan VCT Mobile ini, kami berupaya mendeteksi sedini mungkin potensi penularan penyakit menular serta memberikan edukasi kesehatan yang tepat. Jika ditemukan indikasi kesehatan tertentu, intervensi medis dan pendampingan perawatan dapat segera dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Anis di sela-sela kegiatan.
Bagi institusi pemasyarakatan, kegiatan ini menjadi bagian penting dari pemenuhan hak pelayanan tahanan dan narapidana, sekaligus memitigasi risiko penularan penyakit menular di lingkungan hunian rutan. Lingkungan hunian yang sehat dan terkontrol secara medis menjaga stabilitas keamanan rutan, serta memastikan warga binaan dapat mengikuti seluruh program pembinaan kepribadian dan kemandirian secara optimal.( Ragil).







