KKKS Pasongsongan Gelar Pertemuan Rutin Bulanan, Bahas Sertijab Kepala Sekolah hingga Persiapan ISCO PEDIYAH 2026

Selasa, 13 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan menggelar pertemuan rutin bulanan pada Selasa, 13 Oktober 2026, bertempat di SDN Pasongsongan I, Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus KKKS Kecamatan Pasongsongan, para kepala sekolah dasar negeri dan swasta, serta Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan, H. Abu Supyan, M.Pd.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, membangun komunikasi yang harmonis, serta menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai dinamika pengelolaan pendidikan dasar di Kecamatan Pasongsongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan, H. Abu Supyan, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat kepada tiga kepala sekolah yang baru saja mengalami mutasi dan dilantik pada Minggu, 11 Oktober 2026, oleh Wakil Bupati Sumenep.

Ia berharap para kepala sekolah yang baru mendapatkan amanah dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru.

Abu Supyan juga menegaskan pentingnya menindaklanjuti proses mutasi tersebut melalui laporan serah terima jabatan (Sertijab). Menurutnya, serah terima jabatan bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan bagian penting dari kesinambungan tata kelola sekolah, pertanggungjawaban pelaksanaan tugas, serta upaya memastikan berbagai program dan tanggung jawab kelembagaan tetap berjalan dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para kepala sekolah yang selama ini menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas (Plt.). Mereka dinilai telah membantu mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah di tengah tantangan pemenuhan formasi kepala sekolah yang dihadapi Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.

“Terima kasih kepada para kepala sekolah Plt. yang telah membantu menjaga keberlangsungan penyelenggaraan pendidikan selama terjadi kekosongan jabatan. Kontribusi tersebut merupakan bentuk pengabdian yang patut diapresiasi,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam arahannya.

Lebih lanjut, Abu Supyan berharap para kepala sekolah yang baru dimutasi dapat segera melaksanakan tugas di sekolah tempat penugasan yang baru. Sementara itu, berbagai persoalan di sekolah lama yang masih memerlukan penyelesaian hendaknya tetap dituntaskan secara proporsional, dengan memperhatikan koordinasi dan mekanisme administrasi yang berlaku.

Pesan tersebut menegaskan bahwa pergantian jabatan bukanlah akhir dari sebuah tanggung jawab, melainkan awal dari amanah baru yang harus dijalankan tanpa mengabaikan kesinambungan tugas sebelumnya.

Ketua KKKS Tekankan Persiapan Maksimal ISCO PEDIYAH 2026

Sementara itu, Ketua KKKS Kecamatan Pasongsongan dalam sambutannya menyoroti persiapan penyisihan lomba Intelligent Students Competition (ISCO) Pendidikan Diniyah yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Oktober 2026.

Ia berharap sekolah-sekolah yang dipercaya mewakili Kecamatan Pasongsongan dapat mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari segi kesiapan peserta, pendampingan, maupun koordinasi teknis. Persiapan yang matang dinilai menjadi salah satu kunci untuk memberikan hasil terbaik sekaligus membawa nama baik Kecamatan Pasongsongan.

ISCO PEDIYAH diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan semangat belajar, mengembangkan potensi peserta didik, serta memperkuat sinergi antara pendidikan formal dan pendidikan diniyah.

Selain membahas persiapan kompetisi tersebut, forum juga mendiskusikan rencana reorganisasi kepengurusan KKKS Kecamatan Pasongsongan beserta seluruh Kelompok Kerja Guru (KKG), meliputi KKG guru kelas, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), serta guru Pendidikan Agama Islam (PAI).

Rencana reorganisasi ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi agar koordinasi, pembinaan profesional, dan pelaksanaan program kerja dapat berjalan semakin efektif. Dengan kepengurusan yang solid dan partisipasi aktif para anggota, organisasi profesi diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi yang produktif bagi peningkatan kompetensi pendidik dan mutu layanan pendidikan.

Kesepakatan Bersama untuk Menjaga Kondusivitas Pendidikan

Salah satu hal yang turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah pentingnya menjaga kondusivitas iklim pendidikan di Kecamatan Pasongsongan, termasuk dalam hal komunikasi dan pengorganisasian tenaga pendidik.

Dalam forum itu, muncul kesepahaman agar keberadaan organisasi yang mewadahi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dapat dikelola secara terkoordinasi, sehingga tidak menimbulkan kebingungan di kalangan anggota maupun tumpang tindih dalam komunikasi dan penyampaian aspirasi.

Para peserta memandang bahwa kejelasan wadah komunikasi, koordinasi yang baik, serta semangat kebersamaan merupakan hal penting untuk menjaga hubungan kerja yang harmonis. Karena itu, setiap upaya pengorganisasian hendaknya mengedepankan dialog, kesepahaman, dan kepentingan bersama, dengan tetap menghormati ketentuan serta hak setiap tenaga pendidik.

Semangat yang ingin dibangun adalah bagaimana seluruh unsur pendidikan dapat berjalan beriringan, saling mendukung, dan menghindari perbedaan yang berpotensi mengganggu suasana kerja maupun pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

Memperkuat Sinergi demi Pendidikan yang Lebih Baik

Pertemuan rutin bulanan KKKS Kecamatan Pasongsongan ini menjadi pengingat bahwa kemajuan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan program, tetapi juga oleh komunikasi yang terbuka, kepemimpinan yang bertanggung jawab, serta kesediaan seluruh unsur pendidikan untuk bekerja sama.

Di tengah dinamika mutasi kepala sekolah, pemenuhan formasi jabatan, persiapan kompetisi peserta didik, hingga penataan organisasi profesi, kebersamaan menjadi modal penting untuk menjaga kesinambungan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Melalui pertemuan tersebut, KKKS Kecamatan Pasongsongan diharapkan terus menjadi ruang koordinasi yang konstruktif bagi para kepala sekolah negeri maupun swasta. Dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama, seluruh insan pendidikan diharapkan mampu menjaga iklim pendidikan yang kondusif, memperkuat profesionalisme, serta menghadirkan layanan pendidikan yang semakin bermutu bagi generasi penerus bangsa.

Pendidikan yang baik tumbuh dari kolaborasi, kepemimpinan yang amanah, dan komitmen bersama untuk terus berbenah demi masa depan anak-anak.

Berita Terkait

Mencari Keadilan ke Yakuza Maneges, Ibu Korban Kekerasan Seksual di Kediri Mengaku Diancam Dibunuh
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Kalbar Tangani Karhutla: Polisi Bersama Masyarakat!
Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu di Saronggi, Dua Pria Diamankan dengan Barang Bukti 2,14 Gram
Teknologi AI Masuk Desa, Dinkes Probolinggo Buru Kasus TBC Lewat Portable X-Ray
Dijanjikan Dinikahi, Perempuan di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan, Polisi Amankan Pria 22 Tahun
Gandeng Puskesmas Kebondalem, Rutan Pemalang Perkuat Deteksi Dini HIV/AIDS
Sikapi Pro-Kontra Nama “Mantenan”, Pemkot Kediri Imbau Pelaku Usaha Jaga Iklim Kondusifitas
Wabup Paparkan RAPBD Sumenep 2027, Anggaran Infrastruktur hingga Ekonomi Lokal Jadi Perhatian

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:16 WIB

Mencari Keadilan ke Yakuza Maneges, Ibu Korban Kekerasan Seksual di Kediri Mengaku Diancam Dibunuh

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Kalbar Tangani Karhutla: Polisi Bersama Masyarakat!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu di Saronggi, Dua Pria Diamankan dengan Barang Bukti 2,14 Gram

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Teknologi AI Masuk Desa, Dinkes Probolinggo Buru Kasus TBC Lewat Portable X-Ray

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Dijanjikan Dinikahi, Perempuan di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan, Polisi Amankan Pria 22 Tahun

Berita Terbaru