Mencari Keadilan ke Yakuza Maneges, Ibu Korban Kekerasan Seksual di Kediri Mengaku Diancam Dibunuh

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, — Tangis histeris seorang ibu tak membendung rasa takut dan ketidakadilan yang menimpa buah hatinya.

berinisial EV (29), warga Kabupaten Kediri, mendatangi Kantor Sekretariat Yakuza Maneges Pusat Kediri pada Rabu (14/10/2026) malam, untuk meminta perlindungan hukum dan pengawalan atas kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa anak perempuan kandungnya.

Korban, seorang anak di bawah umur yang lahir pada tahun 2019 (kini berusia 7 tahun), diduga telah menjadi sasaran pencabulan dan kekerasan seksual sejak berumur 5 tahun hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan penuturan sang ibu saat mengadu ke redaksi dan tim advokasi Yakuza Maneges, aksi bejat terduga pelaku telah berlangsung secara bertahap dan berulang.

Aksi berulang-ulang tersebut dimulai dari tindakan tidak senonoh seperti mencium area sensitif korban, meraba dan mengelus, tindakan menggunakan jari, hingga dugaan persetubuhan (penetrasi) oleh terduga pelaku.

*Sudah Dilaporkan ke Polsek Kandat dan Visum di RS Bhayangkara*

Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur ini sebenarnya telah bergulir ke jalur hukum. Ibu korban telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Kandat untuk diproses secara pidana.

Selain laporan kepolisian, tindakan medis berupa pemeriksaan fisik dan visum et repertum terhadap korban juga telah dilaksanakan di RS Bhayangkara Kediri pada Selasa (13/10/2026) guna melengkapi alat bukti hukum.

“Hasil visum kemaluan anak saya sudah robek dan memar, sampai hari ini anak saya selalu bilang takut di naikin papa lagi,” ungkap EV.

*Ibu Korban Diintimidasi dan Diancam Dibunuh*

Alasan utama EV mendatangi Yakuza Maneges Pusat adalah munculnya ancaman keselamatan jiwa. Usai membuat laporan polisi, EV mengaku mendapatkan ancaman pembunuhan dari terduga pelaku apabila ia dan anaknya berani pulang ke rumah.

“Ibu korban mendatangi Yakuza Maneges dalam kondisi sangat trauma dan ketakutan karena adanya ancaman pembunuhan dari pihak terduga pelaku jika korban dan ibunya kembali ke rumah. Saat ini keselamatan jiwa ibu dan anak menjadi prioritas utama,” ujar Pak Bendol, Dewan Pengawas Tim Yakuza Maneges Pusat.

Menanggapi aduan ini, Yakuza Maneges berkomitmen untuk mengawal penuh penanganan kasus ini, baik dari sisi pendampingan hukum, perlindungan saksi dan korban, serta mendesak aparat kepolisian (Polres Kediri / Polsek Kandat) untuk segera menahan terduga pelaku demi keamanan korban serta kepastian hukum.

Berita Terkait

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Kalbar Tangani Karhutla: Polisi Bersama Masyarakat!
Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu di Saronggi, Dua Pria Diamankan dengan Barang Bukti 2,14 Gram
Teknologi AI Masuk Desa, Dinkes Probolinggo Buru Kasus TBC Lewat Portable X-Ray
Dijanjikan Dinikahi, Perempuan di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan, Polisi Amankan Pria 22 Tahun
KKKS Pasongsongan Gelar Pertemuan Rutin Bulanan, Bahas Sertijab Kepala Sekolah hingga Persiapan ISCO PEDIYAH 2026
Gandeng Puskesmas Kebondalem, Rutan Pemalang Perkuat Deteksi Dini HIV/AIDS
Sikapi Pro-Kontra Nama “Mantenan”, Pemkot Kediri Imbau Pelaku Usaha Jaga Iklim Kondusifitas
Wabup Paparkan RAPBD Sumenep 2027, Anggaran Infrastruktur hingga Ekonomi Lokal Jadi Perhatian

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:16 WIB

Mencari Keadilan ke Yakuza Maneges, Ibu Korban Kekerasan Seksual di Kediri Mengaku Diancam Dibunuh

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Kalbar Tangani Karhutla: Polisi Bersama Masyarakat!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu di Saronggi, Dua Pria Diamankan dengan Barang Bukti 2,14 Gram

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Teknologi AI Masuk Desa, Dinkes Probolinggo Buru Kasus TBC Lewat Portable X-Ray

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Dijanjikan Dinikahi, Perempuan di Sumenep Diduga Jadi Korban Pencabulan, Polisi Amankan Pria 22 Tahun

Berita Terbaru