Berkah Ramadhan, Pedagang Srikaya Banjiri Pasar Anom Sumenep

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Musim panen srikaya tiba bertepatan dengan momentum Ramdhan.

Kini, Kabupaten Sumenep dipenuhi pedagang yang menjajakan buah khas daerah tersebut.

Dari pintu masuk Pasar Anom dan sepanjang Jalan Raya Bluto, utamanya di sekitar Pasar Bluto, keranjang-keranjang berisi buah srikaya berjejer rapi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buah dengan rasa manis dan aroma harum tersebut juga menjadi andalan pertanian di Sumenep, yang terkenal sebagai daerah kepulauan dengan tanah subur dan iklim yang mendukung pertanian.

Sumenep memiliki empat kecamatan utama sebagai sentra produksi srikaya, yaitu Saronggi, Bluto, Batuputih, dan Talango. Varietas unggulan yang paling dikenal adalah Srikaya Langsar, yang memiliki ukuran lebih besar, daging lebih halus, serta rasa yang lebih manis dibandingkan srikaya dari daerah lain.

Masa panen raya berlangsung pada Februari hingga Maret, dan pemasaran buah ini tidak hanya terbatas di pasar lokal, tetapi juga telah menembus supermarket di Surabaya.

Yani, seorang pekebun sekaligus pengepul srikaya di Desa Tanah Merah, Kecamatan Saronggi, mengungkapkan bahwa dirinya menerima pasokan buah dari desa-desa sekitar untuk kemudian disortir ke dalam empat grade.

“Grade pertama yang ukurannya besar kami kirim ke Pasar Wonokusumo Surabaya. Dari sana, para pedagang akan mendistribusikan ke berbagai supermarket. Sementara grade di bawahnya kami jual di pasar lokal dan Surabaya,” jelasnya, Rabu (12/03/2025).

Meski memiliki banyak keunggulan, srikaya memiliki tantangan tersendiri karena cepat matang sehingga tidak bisa bertahan lama.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep Chainur Rasyid, menegaskan perlunya inovasi untuk mengatasi keterbatasan tersebut.

“Tantangan utama srikaya adalah daya tahannya yang singkat. Oleh karena itu, kami terus mendorong pengolahan srikaya agar memiliki nilai tambah dan daya simpan lebih lama,” ujarnya.

DKPP Sumenep telah melakukan berbagai upaya, termasuk berkoordinasi dengan penyuluh pertanian di wilayah sentra srikaya untuk mengajak Kelompok Wanita Tani (KWT) mengembangkan produk olahan.

“Kami akan mendampingi kelompok tani agar dapat memanfaatkan potensi srikaya lebih maksimal. Dengan inovasi, kita bisa memperluas pasar hingga ke luar daerah,” tambahnya.

Sebagai kabupaten kepulauan yang memiliki banyak pulau dan pesisir, Sumenep tidak hanya unggul di sektor kelautan tetapi juga pertanian. Srikaya menjadi salah satu komoditas yang dapat dikembangkan lebih lanjut, baik dalam bentuk buah segar maupun produk olahan.

Dengan strategi pemasaran yang tepat dan inovasi dalam pengolahan, buah srikaya berpotensi semakin dikenal luas dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta masyarakat Sumenep secara keseluruhan.

Berita Terkait

Panen 5.400 Semangka Golden di Lapas Pamekasan, Program Ayunda Sejahtera Dorong Warga Binaan Mandiri
Jeritan Petani Bawang Merah Probolinggo Tercekik Plasi 35 Persen, DKUPP dan Diperta Malah Saling Lempar?
Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Haji Her Borong 2 Kg Emas dan Kenang Jasa Bang Ali dalam Perjalanan Suksesnya
Haji Her dan Haji Ali Zainal Abidin Gratiskan UMKM untuk Ribuan Peserta JJS di Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan
JJS Berhadiah Paket Umrah Bikin Ribuan Warga Membludak, Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan Catat Penjualan 6,7 Kg Emas, Hasil untuk Yatim dan Dhuafa
Tak Sekadar Hadiri JJS, Haji Her Borong 2 Kg Emas di Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Kenang Masa Lalu sebagai Anak Yatim
Kunjungi Stan Arinna di Madura Culture Festival, Bupati Sumenep Borong Roti Arinna Bakery, Wujud Dukungan terhadap Produk Lokal
Tinjau Stan Bank Jatim di MCF 2026, Bupati Sumenep Dorong Transformasi Digital dan Layanan Keuangan Semakin Dekat dengan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:09 WIB

Panen 5.400 Semangka Golden di Lapas Pamekasan, Program Ayunda Sejahtera Dorong Warga Binaan Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 11:55 WIB

Jeritan Petani Bawang Merah Probolinggo Tercekik Plasi 35 Persen, DKUPP dan Diperta Malah Saling Lempar?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Haji Her Borong 2 Kg Emas dan Kenang Jasa Bang Ali dalam Perjalanan Suksesnya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Haji Her dan Haji Ali Zainal Abidin Gratiskan UMKM untuk Ribuan Peserta JJS di Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:27 WIB

JJS Berhadiah Paket Umrah Bikin Ribuan Warga Membludak, Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan Catat Penjualan 6,7 Kg Emas, Hasil untuk Yatim dan Dhuafa

Berita Terbaru