Napi Berkebun Program Urban Farming Lapas Cipinang, Warga Binaan Bangkit dengan Budidaya Kangkung

Kamis, 29 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, Detikzone.id-
Inovasi pembinaan terus digaungkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang. Melalui program unggulan bertajuk Napi Berkebun, para Warga Binaan kini aktif menjalankan urban farming—bertani secara produktif dalam lingkungan lapas. Sejak dimulai pada Oktober 2024, program ini telah sukses membudidayakan kangkung dan berbagai sayuran lainnya, yang tak hanya menghasilkan panen sehat, tetapi juga membangkitkan semangat perubahan dibalik jeruji.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menekankan bahwa Napi Berkebun merupakan bagian dari pendekatan pembinaan yang menekankan pada aspek kemandirian dan pemberdayaan.

“Program ini bukan sekadar kegiatan bercocok tanam, tetapi juga proses rehabilitasi karakter dan pembangunan keterampilan. Kami ingin Warga Binaan punya bekal konkret untuk mandiri ketika kembali ke masyarakat—bukan hanya bebas secara hukum, tetapi juga siap secara mental dan ekonomi,” tuturnya, pada Kamis ( 29/5 ).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dipilih karena siklus panen yang cepat dan nilai gizinya yang tinggi, kangkung menjadi tanaman unggulan. Kandungan vitamin A, C, dan K, serta zat besi, magnesium, dan serat membuat kangkung bermanfaat untuk daya tahan tubuh, pencernaan, hingga pencegahan anemia. Dalam waktu hanya 25–30 hari, tanaman ini sudah bisa dipanen, menjadikannya solusi pertanian yang berkelanjutan di lingkungan tertutup seperti lapas.

Hasil panen kangkung di Lapas Cipinang dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur internal, sekaligus menjadi media praktik bagi Warga Binaan dalam membangun keterampilan pertanian yang aplikatif dan bernilai ekonomi.

Daryoko, Kepala Seksi Bimbingan Kerja, menambahkan bahwa manfaat program ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menyentuh aspek psikososial Warga Binaan. “Berkebun adalah terapi. Mereka belajar tentang kesabaran, kerja keras, dan rasa tanggung jawab. Ada kepuasan emosional saat melihat benih tumbuh menjadi panen. Ini membantu mereka mengatasi stres dan mengasah semangat untuk berubah,” jelasnya.

Hal itu diamini oleh salah satu peserta program, RS (50), Warga Binaan kasus penggelapan. Ia mengaku program ini menjadi titik balik dalam kehidupannya. “Awalnya saya hanya ikut-ikutan, tapi saat melihat sendiri proses tumbuhnya tanaman, saya merasa terhubung. Menanam kangkung mengajari saya bahwa semua butuh waktu dan usaha. Saya jadi percaya diri untuk berubah dan punya masa depan setelah keluar nanti,” ungkapnya.

Dengan keberlanjutan program Napi Berkebun Lapas Cipinang menunjukkan komitmennya bahwa pemasyarakatan bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga tentang membangun manusia seutuhnya. Urban farming menjadi jalan bagi Warga Binaan untuk menanam harapan baru—menuju kehidupan yang lebih produktif, sehat, dan bermartabat.

Berita Terkait

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah
Pelatihan Startup Bisnis di STMIK Tazkia Bogor: Mahasiswa Belajar Bangun Bisnis Digital Langsung dari Nol

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:02 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Gus Qowim Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kota Kediri, Doakan Mabrur

Kamis, 2 Jul 2026 - 10:38 WIB