Pasar Anom Sumenep Butuh Kita: Stop Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 12 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan membersihkan saluran air dari sampah dan kotoran yang menyumbat, sehingga air dapat mengalir lancar. Kegiatan ini penting untuk mencegah banjir, mengurangi risiko penyakit, dan menjaga kebersihan lingkungan

Kegiatan membersihkan saluran air dari sampah dan kotoran yang menyumbat, sehingga air dapat mengalir lancar. Kegiatan ini penting untuk mencegah banjir, mengurangi risiko penyakit, dan menjaga kebersihan lingkungan

Sumenep – Kesadaran pedagang dalam membuang sampah pada tempatnya di pasar sangat penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan pasar, salah satunya di pasar Anom Sumenep.

Petugas kebersihan di Pasar Anom Sumenep Syaiful Gaffar mengatakan, para pengguna fasilitas pasar harus bersama-sama mewujudkan Sumenep bersih dengan meningkatkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya.

“Buang Sampah di tempatnya merupakan wujud cinta untuk Pasar Anom. Jangan kemudian membuang sampah ke selokan sehingga menghambat aliran air,” katanya, Sabtu, 12 Juli 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syaiful Gaffar menyebut, pihaknya berulang kali mengimbau pedagang untuk membuang sampah di kontainer sampah yang telah disediakan, namun imbauan tersebut seringkali diabaikan.

“Sehingga manakala terjadi penyumbatan di selokan, petugas kebersihan justru yang disalahkan. Padahal setiap harinya, tim kebersihan selalu sigap melakukan tugas dan tanggung jawabnya dalam hal kebersihan,” jelasnya.

Syaiful Gaffar berharap, para pedagang bahkan pengunjung dapat  meningkatkan kesadaran diri sendiri demi menjaga pasar Anom tetap bersih.

“Pasar anom milik kita bersama, kebersihannya menjadi tanggung kita semua. Stop buang sampah sembarangan,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang diterima media ini, pedagang di Pasar Anom Sumenep tidak membayar retribusi sampah. Padahal di Daerah lain, retribusi sampah menjadi hal mutlak dan kewajiban .

Alasan pedagang wajib membayar retribusi sampah dan manfaat pembayaran retribusi sampah

Retribusi sampah digunakan untuk membiayai kegiatan kebersihan dan pengelolaan sampah di pasar, pemeliharaan lingkungan pasar yang bersih dan sehat serta membantu meningkatkan kualitas hidup pedagang dan pengunjung pasar.

Dengan membayar retribusi sampah, pedagang dapat membantu menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan pasar, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN
Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Hari Santri di Pemkab Sumenep, Pesan Wabup Tak Hanya soal Iman, tetapi Juga Disiplin ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB