Surabaya, detikzone.id – Ketua Umum PJI (Persatuan Jurnalis Indonesia), Hartanto Boechori, menyampaikan pernyataan tegas yang menjadi pedoman penting bagi seluruh anggota PJI.
Dalam penyampaian yang dilakukan secara khusus pada Senin, 12 Juli 2025, Hartanto menekankan pentingnya menjaga kehormatan profesi jurnalis dan institusi Dewan Pers.
“PJI berafiliasi pada Dewan Pers. Titik. Kita wajib menjaga kehormatan Dewan Pers, termasuk Ketua Dewan Pers. Titik,” ujar Boechori, dalam pernyataan resminya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Diserukan agar seluruh anggota PJI menyatukan visi menjaga martabat profesi jurnalis.
Dengan tegas Boechori menyampaikan penolakan keras terhadap praktik jurnalisme yang menyimpang.
“PJI menolak praktik wartawan bodreks—dalam arti memeras, menyalahgunakan profesi, maupun menjadikan jurnalisme sebagai alat tekanan transaksional. Yang seperti ini memang preman berkedok wartawan,” tegasnya.
Menurutnya, jurnalis sejati tidak hanya mengemban tanggung jawab menyampaikan informasi yang benar dan berimbang, tetapi juga menjaga etika, integritas, serta menjunjung tinggi kehormatan profesi.
Pernyataan Ketua Umum PJI ini menjadi peringatan sekaligus panduan moral bagi setiap anggota PJI, agar terus berada di jalur profesionalisme dan tidak tergoda oleh praktik-praktik yang mencederai marwah jurnalistik.
“Kita perlu menyatukan visi menjaga martabat profesi jurnalis,” pungkas Boechori.
Penulis : Bimo








