Komitmen Pelayanan Luar Biasa, Lapas Cipinang Evaluasi Sistem Kunjungan LATUCIP-GO

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang modern, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Pada Jumat (10/10), jajaran Lapas Cipinang melaksanakan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kunjungan digital LATUCIP-GO, sebuah inovasi berbasis web yang dikembangkan untuk mempermudah proses pendaftaran kunjungan bagi keluarga Warga Binaan.

Kegiatan evaluasi dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Lis Susanti, yang mewakili Kepala Lapas (Kalapas) Cipinang, Wachid Wibowo. Evaluasi difokuskan pada efektivitas alur pelayanan, kenyamanan pengunjung, serta berbagai kendala teknis yang masih ditemui dalam penggunaan aplikasi pendaftaran online. Selain menjadi forum internal bagi petugas, kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang refleksi untuk memperbaiki sistem agar semakin responsif, inklusif, dan ramah pengguna.

Dalam arahannya, Lis Susanti, menyampaikan pesan Kalapas tentang pentingnya membangun budaya pelayanan yang berempati dan berorientasi pada solusi. “Pelayanan luar biasa tidak diukur dari kecepatan saja, tetapi dari ketulusan dan kemauan untuk membantu. Petugas harus hadir bukan sekadar menjalankan prosedur, tetapi benar-benar menjadi fasilitator bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang belum terbiasa menggunakan teknologi,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa tim pelayanan kini semakin aktif dalam mendampingi masyarakat yang mengalami kesulitan mendaftar melalui sistem digital. “Kami memahami bahwa tidak semua pengunjung familiar dengan aplikasi, sehingga petugas di loket selalu siap memberikan bantuan secara langsung. Prinsip kami sederhana—semua pengunjung harus mendapatkan layanan tanpa hambatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan selaku penanggung jawab layanan kunjungan menjelaskan bahwa tim telah memetakan beberapa kendala teknis, seperti kesalahan input data, keterbatasan perangkat, dan ketidaktahuan terhadap prosedur digital. Sebagai langkah perbaikan, Lapas Cipinang menyiapkan layanan bantuan teknis langsung di area kunjungan, serta rencana peningkatan kapasitas sistem agar proses pendaftaran semakin cepat dan stabil.

Antusiasme masyarakat terhadap layanan digital ini terus meningkat. Lukman Ismail, salah satu petugas layanan kunjungan, mengatakan bahwa seluruh pengunjung kini menggunakan sistem LATUCIP-GO. “Mereka merasa lebih mudah karena semua proses menjadi transparan dan efisien. Kami menerima banyak apresiasi dari pengunjung yang puas dengan layanan ini,” ujarnya.

Evaluasi sistem kunjungan LATUCIP-GO menjadi bagian dari strategi Lapas Cipinang dalam memperkuat implementasi SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui langkah ini, Lapas Cipinang berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang humanis, akuntabel, dan berbasis data digital yang terintegrasi.

Dengan semangat PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel), Lapas Cipinang membuktikan bahwa pelayanan publik yang modern tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada sikap empati dan komitmen untuk memberikan pelayanan luar biasa bagi masyarakat.( Ragil).

Penulis : Ragil

Berita Terkait

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas
Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris
Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian
Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan
Bos CV Ayunda Menikahi Dian Mariana di Banyuwangi, Ribuan Tamu Dikejutkan Hadiah Umrah, 10 Oktober Resepsi Berlanjut di Pamekasan
Dugaan Kelalaian Medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan: Kuasa Hukum Soroti ‘Misteri’ 33 Jam Tanpa Visite Dokter Spesialis
SELESAI, TUNAI, TUNTAS

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas

Selasa, 29 September 2026 - 18:08 WIB

Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 

Selasa, 29 September 2026 - 17:09 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris

Selasa, 29 September 2026 - 14:06 WIB

Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian

Selasa, 29 September 2026 - 13:31 WIB

Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan

Berita Terbaru