Petani Saronggi Siap Edarkan 12 Ton Tembakau Super: Harga Dibuka Rp 75 Ribu, Kualitas Dijamin

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 12 ton tembakau Madura kualitas super dipersiapkan untuk masuk pasar, dengan harga pembuka Rp 75 ribu per kilogram

Sebanyak 12 ton tembakau Madura kualitas super dipersiapkan untuk masuk pasar, dengan harga pembuka Rp 75 ribu per kilogram

Sumenep – Para petani di Desa Talang, Kecamatan Saronggi, kembali menghadirkan hasil pertanian unggulan berupa tembakau Madura kualitas super. Untuk panen tahun 2025, sebanyak 12 ton tembakau telah siap dipasarkan dengan harga pembuka Rp 75 ribu per kilogram. Komoditas tersebut berasal dari proses budidaya dan pengolahan yang dilakukan dengan standar mutu tinggi oleh petani lokal.

Pemilik tembakau, Agus Hermawan, menjelaskan bahwa keberhasilan panen tahun ini tidak lepas dari kesadaran petani dalam menerapkan teknik perawatan yang lebih baik, mulai dari pemilihan daun, teknik rajangan, hingga pengeringan yang dilakukan secara bertahap.

“Tembakau tahun ini kualitasnya sangat bagus. Warna lebih cerah dan aromanya kuat, sesuai karakter tembakau Madura,” ujar Agus Hermawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk edukasi, ia menekankan bahwa kualitas tembakau tidak hanya ditentukan oleh cuaca, tetapi juga oleh kontrol petani terhadap setiap tahapan. Pemahaman tentang kadar air, kebersihan ruang pengeringan, dan cara penyimpanan menjadi faktor penting agar produk tetap konsisten hingga sampai ke tangan pembeli.

Agus juga menyampaikan harapannya agar pemerintah dan pihak terkait terus memberikan pendampingan serta akses pasar yang lebih luas.

“Kami berharap harga tetap stabil dan petani bisa mendapatkan nilai yang layak dari kerja keras mereka. Dukungan pelatihan dan pemasaran sangat penting agar tembakau Madura semakin dikenal,” ungkapnya.

Dengan stok yang siap edar dan kualitas yang dijaga, tembakau Madura dari Saronggi diharapkan menjadi komoditas unggulan yang tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga menjadi contoh praktik pertanian yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Tak Mau Korbankan Mutu, Batik Canteng Koneng Sumenep Rela Tempuh Proses Panjang Cetak Pembatik Andal
Resto Lotus Sumenep Jadi Rumah Kebersamaan, Temu Kenal Formara Unair Rajut Solidaritas Taretan
DBHCHT Dinilai Belum Berkeadilan, Owner CV Ayunda Pamekasan H. Bambang Budianto Minta Madura Tak Lagi Dianaktirikan
Lotus Sumenep Tak Lagi Sekadar Tempat Kuliner, Kini Jadi Pusat Edukasi Bisnis Digital Lewat Sekolah Bisnis
Gus Qowim Buka Kediri Beauty Fest 2026, Dorong Industri Kecantikan dan UMKM Kreatif di Kota Kediri
Kesempatan Emas! DRT Exclusive Rekrut Salesman Motoris di Sumenep, Simak Syarat dan Benefitnya
Soft Opening, HM Cafe & Billiard Sumenep Diharapkan Jadi Khazanah Lahirnya Atlet Biliar dan Penggerak Ekonomi Daerah
Melalui Pendataan Berkala dan Akurat, Pemdes Tobai Tengah Sampang Hadirkan Bantuan yang Lebih Merata

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:22 WIB

Tak Mau Korbankan Mutu, Batik Canteng Koneng Sumenep Rela Tempuh Proses Panjang Cetak Pembatik Andal

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:49 WIB

Resto Lotus Sumenep Jadi Rumah Kebersamaan, Temu Kenal Formara Unair Rajut Solidaritas Taretan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:26 WIB

DBHCHT Dinilai Belum Berkeadilan, Owner CV Ayunda Pamekasan H. Bambang Budianto Minta Madura Tak Lagi Dianaktirikan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:01 WIB

Lotus Sumenep Tak Lagi Sekadar Tempat Kuliner, Kini Jadi Pusat Edukasi Bisnis Digital Lewat Sekolah Bisnis

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:41 WIB

Gus Qowim Buka Kediri Beauty Fest 2026, Dorong Industri Kecantikan dan UMKM Kreatif di Kota Kediri

Berita Terbaru