BKPSDM Sumenep Dorong Profesionalisme ASN Lewat Workshop Penilaian Kinerja

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep — Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep mengikuti Workshop Penilaian Kinerja untuk Integrasi Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional 2025. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) ini menjadi agenda strategis untuk memperkuat profesionalisme ASN sekaligus meningkatkan tata kelola pemerintahan berbasis kinerja.

Plt Kepala BKPSDM Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun manajemen ASN yang profesional dan akuntabel. Melalui optimalisasi penilaian kinerja, diharapkan layanan publik semakin berkualitas.

 “Kegiatan ini adalah langkah penting untuk mendorong peningkatan kualitas layanan publik melalui optimalisasi kinerja ASN,” ujarnya saat membuka kegiatan, Kamis (11/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arif juga berharap kegiatan ini mendorong ASN jabatan fungsional memperkuat kapasitas dan siap beradaptasi dengan sistem penilaian kinerja yang terus berkembang.

 “Kami ingin ASN jabatan fungsional menjadi teladan profesionalisme dan integritas, untuk mewujudkan birokrasi yang modern, responsif, dan berorientasi pelayanan masyarakat,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa penilaian kinerja tidak boleh dipahami sebagai rutinitas administratif, namun sebagai instrumen manajemen yang memastikan setiap ASN memberikan manfaat nyata bagi organisasi dan masyarakat.

Workshop yang diikuti 100 ASN tersebut berlangsung selama dua hari, 11–12 Desember 2025. Peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai mekanisme penilaian kinerja yang terintegrasi dengan angka kredit jabatan fungsional, termasuk penyusunan, pengelolaan, hingga pertanggungjawaban kinerja secara profesional.

Selain itu, workshop ini juga bertujuan menyamakan persepsi antara atasan langsung, pejabat penilai, dan pejabat fungsional agar proses penilaian kinerja berjalan objektif, transparan, dan sesuai prinsip manajemen talenta serta nilai dasar ASN BerAKHLAK.

“Semoga workshop ini memberikan manfaat nyata dan menjadi langkah maju dalam mewujudkan ASN yang profesional, adaptif, dan berdaya saing,” pungkas Arif.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB