Warga Desa Ngaringan Siap Blokade Jalan Menuju Kandang Ayam CV. Bumi Indah Karena Merasa Dipermainkan

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id — Warga Dusun Bintang, Desa Ngaringan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar menyatakan kesiapan mereka untuk melakukan pemblokiran jalan menuju lokasi kandang ayam milik CV. Bumi Indah yang selama ini menimbulkan bau busuk dan gangguan aktivitas sehari-hari bagi masyarakat setempat.

Aksi ini dipicu oleh kekecewaan warga lantaran merasa dipermainkan oleh pihak pengelola CV. Bumi Indah. Menurut warga, beberapa kali kesepakatan dan perjanjian dalam pertemuan maupun hearing formal dengan pengelola kandang ayam hanya berhenti di atas kertas dan tidak diikuti tindakan nyata di lapangan.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya dan warga lainnya sudah cukup sabar. Tapi sampai saat ini tidak ada perubahan, baik dari pengelola maupun pemerintah daerah,” ujar salah seorang warga RT 03/RW 01, Wahyunianto, pada Senin (29/12/2025).

Warga menyatakan telah menempuh berbagai upaya persuasif, termasuk aduan resmi ke pemerintah desa, instansi terkait, serta beberapa kali hearing bersama pengelola. Namun mereka menilai semua itu hanya sebatas formalitas dan tidak berdampak pada penyelesaian masalah lingkungan di desa.

Dalam rencana blokade yang akan berlangsung selama satu minggu ke depan, warga bahkan telah memasang spanduk dan poster protes di sejumlah titik strategis desa sebagai bentuk tekanan supaya tuntutan mereka segera direspons.

Ketua aksi warga, Jaka Setiawan, menegaskan bahwa jika tuntutan mereka tidak juga digubris, warga tidak akan ragu untuk melakukan blokade penuh terhadap akses jalan menuju kandang ayam.

Mereka berharap langkah ini dapat memaksa pihak CV. Bumi Indah dan pemerintah daerah untuk turun tangan menyelesaikan persoalan yang selama ini meresahkan masyarakat sekitar. ” Tegas Jaka.

“Jaka menambahkan, dengan nada serius. Ia menegaskan bahwa warga sudah berulang kali menyampaikan keluhan, namun belum mendapat respons yang jelas. Oleh karena itu, masyarakat berharap ada dialog terbuka dan solusi konkret agar permasalahan tersebut tidak terus berlarut-larut dan merugikan warga sekitar.

Sampai berita ini diturunkan, pihak CV. Bumi Indah belum memberikan klarifikasi resmi, dan pemerintah Kabupaten Blitar juga belum menyampaikan sikap atau langkah nyata terkait keluhan warga Desa Ngaringan.(**)

Penulis : Bas

Berita Terkait

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas
Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris
Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian
Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan
Bos CV Ayunda Menikahi Dian Mariana di Banyuwangi, Ribuan Tamu Dikejutkan Hadiah Umrah, 10 Oktober Resepsi Berlanjut di Pamekasan
Dugaan Kelalaian Medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan: Kuasa Hukum Soroti ‘Misteri’ 33 Jam Tanpa Visite Dokter Spesialis
SELESAI, TUNAI, TUNTAS

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas

Selasa, 29 September 2026 - 18:08 WIB

Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 

Selasa, 29 September 2026 - 17:09 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris

Selasa, 29 September 2026 - 14:06 WIB

Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian

Selasa, 29 September 2026 - 13:31 WIB

Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan

Berita Terbaru