SITUBONDO — Warga Dusun Dam Bantungan, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan mengambang di sungai pada Kamis (8/1/2026) petang. Penemuan tersebut sontak membuat warga sekitar shock dan memadati lokasi kejadian.
Mayat pertama kali ditemukan oleh dua orang pemancing, Dai Nardi (30) dan Nala (40), yang saat itu sedang memancing di sungai tersebut. Awalnya, keduanya mengira benda yang mengapung adalah bangkai hewan.
“Waktu kami mancing, terlihat ada sesuatu mengapung. Setelah didekati, ternyata mayat manusia. Kami langsung panik dan melapor ke warga,” ujar Dai Nardi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi penemuan tersebut segera diteruskan ke aparat desa dan BPBD Situbondo. Tak berselang lama, tim BPBD Situbondo bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana), dibantu warga setempat, tiba di lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Kepala BPBD Situbondo, Sruwi Hartanto, melalui Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan jenazah berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke Instalasi Jenazah RSUD Abdoer Rahem Situbondo.
“Korban berjenis kelamin perempuan. Kondisinya sudah mengalami pembusukan cukup parah. Proses evakuasi berjalan lancar dan jenazah langsung kami serahkan ke pihak rumah sakit,” jelas Puriyono.
Berdasarkan identifikasi awal, kondisi mayat sangat memprihatinkan. Tulang lengan korban terlihat akibat pembusukan, dan saat ditemukan korban hanya mengenakan celana dalam. Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui.
Aparat kepolisian telah turun tangan dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap penyebab kematian serta memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian dan BPBD mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga perempuan agar segera melapor atau mendatangi ruang jenazah RSUD Abdoer Rahem Situbondo untuk membantu proses identifikasi.
Sementara itu, warga sekitar masih diliputi rasa penasaran dan kecemasan. Mereka berharap kasus ini segera terungkap dan jika terdapat pelaku, dapat segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Penulis : Anton







