Integrasi Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh :
Nama : Alifiya Fakhirani Hermawan
NIM : 251572010009
Prodi : Sistem Informasi
Email : alifiafakhirani@gmail.com

Mozza Saskia Ramanaya
NIM : 251572010013
Prodi : Sistem Informasi
Email : mozzasaskia15@gmail.com

ABSTRAK

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran pada implementasi Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi telah diterapkan melalui penggunaan media digital, platform pembelajaran daring, serta sumber belajar berbasis internet.

Guru memanfaatkan teknologi untuk menyampaikan materi pembelajaran, memberikan tugas, serta melaksanakan evaluasi secara lebih efektif dan efisien. Data hasil observasi mengungkapkan bahwa sebagian besar guru menggunakan teknologi informasi dalam bentuk presentasi digital dan video pembelajaran.

Selain itu, peserta didik secara aktif memanfaatkan perangkat digital untuk mengakses materi pembelajaran dan mengerjakan tugas secara mandiri.

Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa platform pembelajaran digital menjadi teknologi yang paling dominan digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, integrasi teknologi informasi berbasis sistem komputer berperan penting dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif, fleksibel, dan sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka.

Kata kunci: sistem informasi manajemen, aplikasi web, instansi pemerintah, e-government, transformasi digital.

PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi informasi (TI) yang sangat pesat telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan modern. Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia melalui kebijakan Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, fleksibel, kontekstual, dan mendorong pengembangan kompetensi abad ke-21.

Integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka diharapkan mampu mendukung tercapainya tujuan tersebut.
Namun, pada praktiknya masih ditemukan berbagai kendala, seperti keterbatasan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi, kesiapan sarana dan prasarana, serta belum optimalnya penggunaan teknologi sebagai media dan sumber belajar.

Kondisi ini menyebabkan integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran belum berjalan secara maksimal dan merata di berbagai satuan pendidikan.
Penelitian mengenai integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran menjadi urgensi karena teknologi berperan penting dalam meningkatkan kualitas, efektivitas, dan efisiensi proses belajar mengajar.

Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian integrasi teknologi informasi yang secara spesifik dikaitkan dengan implementasi Kurikulum Merdeka, yang relatif masih baru diterapkan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran empiris mengenai pemanfaatan teknologi informasi sebagai pendukung pembelajaran yang berorientasi pada kemandirian dan diferensiasi belajar peserta didik.

Rumusan Masalah dan Tujuan Penelitian

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:

1. Bagaimana bentuk integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran pada Kurikulum Merdeka?
2. Teknologi informasi apa saja yang digunakan dalam proses pembelajaran?
3. Bagaimana hasil penerapan teknologi informasi terhadap proses pembelajaran?

Tujuan penelitian ini adalah:
1. Mendeskripsikan bentuk integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka.
2. Mengidentifikasi jenis teknologi informasi yang dimanfaatkan dalam proses pembelajaran.
3. Mengetahui hasil penerapan teknologi informasi dalam mendukung pembelajaran Kurikulum Merdeka.

Manfaat Penelitian

Manfaat teoretis dari penelitian ini adalah menambah khazanah keilmuan di bidang pendidikan, khususnya terkait integrasi teknologi informasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Manfaat praktisnya adalah memberikan referensi bagi guru, sekolah, dan pemangku kebijakan dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Metode Penelitian

A. Jenis dan Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan ini dipilih untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai proses integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka.

B. Subjek dan Objek Penelitian

Subjek penelitian adalah guru dan peserta didik pada satuan pendidikan yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Objek penelitian adalah proses pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi informasi.

C. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi:

Observasi, untuk mengamati secara langsung proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi.
Wawancara, untuk memperoleh informasi mendalam dari guru terkait perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berbasis teknologi.
Dokumentasi, berupa perangkat ajar, media pembelajaran digital, dan hasil belajar peserta didik.

D. Teknik Analisis Data

Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi pola dan bentuk integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran.

• Perangkat, Algoritma, atau Sistem yang Digunakan
Perangkat dan sistem yang digunakan dalam pembelajaran antara lain komputer atau laptop, smartphone, proyektor, serta platform pembelajaran digital seperti Learning Management System (LMS), aplikasi presentasi, dan media interaktif berbasis daring.

Hasil Penelitian

• Temuan Utama Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka telah diterapkan sebagai bagian dari strategi pembelajaran di kelas. Teknologi informasi dimanfaatkan untuk mendukung penyampaian materi, memperkaya sumber belajar, serta memfasilitasi proses evaluasi pembelajaran. Pemanfaatan tersebut dilakukan untuk menunjang pembelajaran yang lebih fleksibel dan menyesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan peserta didik.

Data Hasil Implementasi

Berdasarkan hasil observasi dan dokumentasi, diperoleh data bahwa guru menggunakan berbagai perangkat digital dalam proses pembelajaran, seperti laptop, proyektor, dan perangkat seluler. Media pembelajaran yang digunakan meliputi presentasi digital, video pembelajaran, serta platform pembelajaran daring. Penggunaan teknologi informasi terlihat pada tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran. Peserta didik memanfaatkan teknologi untuk mengakses materi, mengerjakan tugas, serta mengikuti kegiatan pembelajaran secara mandiri.

Pembahasan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka memberikan kontribusi positif terhadap proses belajar mengajar. Pemanfaatan media digital dan platform pembelajaran daring mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih fleksibel, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.

Hal ini sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan kemandirian belajar, diferensiasi pembelajaran, serta penguatan kompetensi abad ke-21.

Penggunaan teknologi informasi memungkinkan guru menyesuaikan materi pembelajaran dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Selain itu, teknologi juga berperan sebagai sarana untuk memperluas sumber belajar, meningkatkan partisipasi peserta didik, serta memfasilitasi penilaian pembelajaran secara berkelanjutan.

Meskipun demikian, efektivitas integrasi teknologi informasi sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, ketersediaan sarana prasarana, serta dukungan kebijakan sekolah.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka telah diterapkan melalui pemanfaatan berbagai perangkat dan platform digital. Integrasi tersebut mendukung pelaksanaan pembelajaran yang lebih inovatif, fleksibel, dan berorientasi pada peserta didik.

Teknologi informasi berperan sebagai media pembelajaran, sumber belajar, serta alat evaluasi yang membantu guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara lebih efektif.

Saran

Berdasarkan temuan penelitian, disarankan agar guru terus meningkatkan kompetensi dalam pemanfaatan teknologi informasi melalui pelatihan dan pengembangan profesional. Sekolah diharapkan dapat menyediakan sarana dan prasarana pendukung yang memadai. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara lebih mendalam pengaruh integrasi teknologi informasi terhadap hasil belajar peserta didik secara kuantitatif

DAFTAR PUSTAKA

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Kurikulum Merdeka: Konsep dan implementasi. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Dwiyogo, W. D. (2020). Pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan, 21(2), 120–128.

Berita Terkait

Fiqih Muamalah di Era Digital: Membangun Sistem Ekonomi Islam yang Adil, Modern, dan Berkelanjutan
Menavigasi Ekosistem Bisnis: Menjaga Keseimbangan Pasar di Tengah Gejolak Global
Selamatan Desa Taman Kursi 2026 Berlangsung Meriah, Budaya Leluhur dan Semangat Ekonomi Desa Menguat
Geger! KSB dan Pendiri NGO KBB Sepakat Bubarkan Organisasi Demi Kebangkitan Kabupaten Bogor Istimewa
Sinergi dengan Bareskrim, Lapas Cipinang Dukung Pengungkapan Kasus Vape Etomidate
Libur Panjang, Satpolairud Situbondo Siaga Penuh Amankan Wisata Pantai Pasir Putih
Aksi Tebar 75 Ribu Bibit Bandeng Kalapa Kendal Bersama Warga Binaan 
Banjir Rob di Pantura Pemalang Jadi Kolam Renang Dadakan Bagi Anak -anak 

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:33 WIB

Fiqih Muamalah di Era Digital: Membangun Sistem Ekonomi Islam yang Adil, Modern, dan Berkelanjutan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:12 WIB

Selamatan Desa Taman Kursi 2026 Berlangsung Meriah, Budaya Leluhur dan Semangat Ekonomi Desa Menguat

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:24 WIB

Geger! KSB dan Pendiri NGO KBB Sepakat Bubarkan Organisasi Demi Kebangkitan Kabupaten Bogor Istimewa

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:49 WIB

Sinergi dengan Bareskrim, Lapas Cipinang Dukung Pengungkapan Kasus Vape Etomidate

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:31 WIB

Libur Panjang, Satpolairud Situbondo Siaga Penuh Amankan Wisata Pantai Pasir Putih

Berita Terbaru