Nama Kombes Pol Muhammad Iqbal Terseret, Mobil Diduga Bodong Dikuasai Oknum Polisi di Makassar

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR – Nama perwira menengah Polri berpangkat tiga bunga, Muhammad Iqbal, terseret dalam dugaan penguasaan kendaraan bermasalah yang berpotensi mencoreng citra institusi kepolisian.

Kasus ini mencuat setelah ditemukannya satu unit Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 2.4 di kawasan Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. Kendaraan tersebut diduga berstatus bodong karena tidak dilengkapi dokumen resmi seperti BPKB dan STNK.

Tak hanya itu, mobil tersebut juga diketahui menggunakan dua identitas berbeda. Di lapangan, kendaraan memakai nomor polisi B 1832 BIJ yang diduga palsu, sementara data aslinya tercatat dengan nomor D 1216 SAN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendaraan tersebut ditemukan dalam penguasaan seorang anggota polisi aktif, Jasmin. Saat dikonfirmasi di depan Polres Pelabuhan Makassar, ia mengakui tidak memiliki dokumen kendaraan dan hanya membawa surat perintah (sprint).

“Saya tidak ada BPKB dan STNK, saya hanya diperintahkan untuk mengambil kendaraan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jasmin juga menyebut bahwa perintah tersebut berasal dari atasannya, yakni Muhammad Iqbal.

Di sisi lain, Arif selaku petugas recovery dari Adira Finance Makassar mengungkap bahwa kendaraan tersebut merupakan objek kredit bermasalah atas nama debitur Ridwan Purnama, warga Jawa Barat.
“Sejak Juli 2023 tidak ada pembayaran, dan debitur sudah tidak dapat ditemukan. Kendaraan ini masuk dalam daftar penarikan,” jelasnya.

Arif juga menegaskan bahwa Muhammad Iqbal tidak memiliki hubungan hukum dengan pembiayaan kendaraan tersebut karena bukan atas nama debitur.

Temuan ini memunculkan tanda tanya besar di publik. Bagaimana mungkin kendaraan dengan status kredit macet, tanpa dokumen resmi, bahkan diduga menggunakan pelat palsu, justru berada dalam penguasaan oknum aparat?
Hingga berita ini diterbitkan, Muhammad Iqbal belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak mendapat respons.

Kasus ini dinilai berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi Polri dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti secara transparan.

Penulis : Dian

Berita Terkait

Kasus Tipu CPNS Rp116,5 Juta di Kota Kediri: Terlapor NDK Klaim Hanya 90 Jutaan
Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas
Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris
Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian
Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan
Bos CV Ayunda Menikahi Dian Mariana di Banyuwangi, Ribuan Tamu Dikejutkan Hadiah Umrah, 10 Oktober Resepsi Berlanjut di Pamekasan
Dituding Jadi Calo CPNS Rp116 Juta, Oknum ASN Kediri Mengaku Cuma Perantara: “Uangnya ke Nina, Saya Cuma Dapat 1 Juta”

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:31 WIB

Kasus Tipu CPNS Rp116,5 Juta di Kota Kediri: Terlapor NDK Klaim Hanya 90 Jutaan

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas

Selasa, 29 September 2026 - 18:08 WIB

Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 

Selasa, 29 September 2026 - 17:09 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris

Selasa, 29 September 2026 - 14:06 WIB

Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian

Berita Terbaru