SUMENEP- – Tingginya antusias masyarakat terhadap layanan Mobil LaSehat membuat RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus memperluas jangkauan pelayanannya. Jika sebelumnya layanan Layanan Antar Pasien Sehat hanya mencakup wilayah Kota Sumenep, Batuan, Manding, Kalianget, dan Saronggi, kini cakupan resmi diperluas hingga Kecamatan Gapura.
Program layanan antar pasien pulang secara gratis yang diresmikan pada 22 April 2024 itu kini menjadi salah satu layanan yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil. Dalam waktu yang belum genap satu bulan, hampir 700 warga telah memanfaatkan fasilitas Mobil LaSehat.
Tingginya angka pengguna tersebut menjadi bukti nyata bahwa layanan ini benar-benar dibutuhkan, terutama oleh keluarga pasien yang selama ini kerap menghadapi kesulitan dalam menyediakan kendaraan dan biaya transportasi usai menjalani pengobatan di rumah sakit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setiap hari, Mobil LaSehat tampak aktif melayani pengantaran pasien pulang hingga ke rumah masing-masing. Layanan gratis yang beroperasi 24 jam itu bahkan menjadi harapan baru bagi banyak keluarga pasien yang sebelumnya harus berjuang mencari kendaraan, meminjam uang, atau menunggu lama untuk bisa kembali ke rumah.
Bagi masyarakat kecil, persoalan transportasi setelah keluar dari rumah sakit bukan hal sepele. Di tengah kondisi ekonomi yang terbatas, biaya pulang sering kali menjadi beban tambahan setelah perjuangan menghadapi sakit dan biaya pengobatan.
Kini, kehadiran Mobil LaSehat perlahan menjadi jawaban atas persoalan tersebut, sekaligus meringankan beban psikologis dan ekonomi keluarga pasien.
Direktur RSUD Sumenep dr. Erliyati, M.Kes., melalui Kepala Seksi Informasi Erfin Sukayati, S.Sos., S.Farm., M.Kes., menyampaikan bahwa perluasan jangkauan layanan dilakukan sebagai respons atas tingginya kebutuhan masyarakat.
“Antusias masyarakat sangat tinggi. Karena itu layanan kami perluas agar semakin banyak warga yang bisa merasakan manfaat Mobil LaSehat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa layanan tersebut bukan sekadar fasilitas transportasi pasien, melainkan bentuk nyata pelayanan kemanusiaan yang dihadirkan rumah sakit untuk masyarakat.
“Ini bukan hanya layanan antar pasien, tetapi bentuk kepedulian rumah sakit agar masyarakat bisa pulang dengan aman, nyaman, dan tanpa terbebani biaya transportasi,” tambahnya.
Mobil LaSehat, lanjutnya, beroperasi selama 24 jam penuh dan akan terus dievaluasi serta dikembangkan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
Di tengah berbagai kritik terhadap pelayanan publik, kehadiran Mobil LaSehat justru menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan yang humanis, berpihak, dan menyentuh langsung kebutuhan rakyat kecil masih dapat diwujudkan secara nyata.
Penulis : Red







