Ansor Bawean Gaungkan Dakwah Kultural, Tradisi Lokal Jadi Benteng Akidah

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAWEAN – Konsolidasi dakwah berbasis budaya lokal digencarkan kalangan pemuda Nahdlatul Ulama di Pulau Bawean. Melalui kegiatan Ngaji Seni dan Budaya, PC MDS Rijalul Ansor Bawean bersama Lesbumi PCNU Bawean menegaskan bahwa tradisi bukan sekadar warisan, melainkan benteng akidah.

 

Kegiatan yang digelar di Mushalla Gunung Pataonan, Desa Gelam, Kecamatan Tambak, Selasa malam (12/5/2026), mengusung tema “Menggali Budaya Bawean sebagai Media Dakwah.” Kader PAC GP Ansor se-Bawean dari Tambak, Lebak, Sangkapura, Daun hingga Kepuh hadir, bersama tokoh masyarakat, dalam suasana yang kental nuansa religius dan kebudayaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua MDS Rijalul Ansor Bawean, Daniatul Karomi (Gus Romi), menegaskan posisi strategis Rijalul Ansor sebagai penjaga tradisi sekaligus penguat nilai Aswaja di tengah masyarakat.

 

“MDS Rijalul Ansor bukan hanya penjaga malam dengan dzikir dan shalawat, tapi penjaga ruh kebudayaan. Tradisi Bawean adalah benteng akidah Ahlussunnah wal Jama’ah yang dirawat dengan cinta,” tegasnya.

 

Ia menolak dikotomi antara agama dan budaya. Menurutnya, dakwah justru menemukan efektivitasnya ketika berakar pada kearifan lokal.

“Budaya bukan lawan agama. Justru melalui budaya, dakwah menjadi halus, dekat, dan membumi. Lewat jibul, hadrah Bawean, kercengan, hingga syair barzanji, pesan cinta Rasul dan ajaran ulama disampaikan secara hidup,” ujarnya.

Ketua Lesbumi PCNU Bawean, Kiai Mustafa, mengingatkan agar gerakan ini tidak berhenti pada seremoni, melainkan berlanjut menjadi aksi nyata pelestarian budaya.

“Jangan berhenti di acara. Ini harus menjadi gerakan berkelanjutan untuk menjaga eksistensi budaya Bawean,” tandasnya.

Apresiasi datang dari Ketua PC GP Ansor Bawean, Gus Nanang, yang menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis memperkuat dakwah kultural di tengah arus perubahan sosial.

 

Kegiatan ditutup dengan doa bersama setelah rangkaian ngaji budaya, shalawat, dan diskusi kebudayaan yang mempertegas komitmen merawat tradisi sebagai medium dakwah.

Penulis : Abd Hamid

Berita Terkait

Lebih dari 4 Bulan Tanpa Putus, Detikzone.id Konsisten Jalankan Program Sedekah Setiap Hari
Jamaah Umroh PT Habibi Rizky Elsyarif Asal Bawean Berangkat Menuju Tanah Suci 
Semangat Berbagi Bang Ali Tak Pernah Padam, BASHRA BIP Kembali Hadirkan BBM Gratis se-Madura Raya, Bukti Semangat Fastabiqul Khairat
Genap 4 Bulan, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Menebar Kebaikan di Sumenep
Gugus PAUD 2 Flamboyan Sangkapura Gresik Dorong Guru Berinovasi Lewat INOBEL PAUD 2026 
Sambut Hari Jadi Sumenep ke-757, Pemerintah Desa Pinggirpapas Wadahi Bakat Seni Lewat Lomba Karaoke Dangdut se-Madura di Cafe Lotus
Lanjutkan Rangkaian Aksi Kemanusiaan, Founder BASHRA BIP Bang Ali Kembali Gelar BBM Gratis Serentak Se-Madura Besok Sore
Mata Sehat, Aktivitas Hebat! NU Care LAZISNU Bawean dan IROPIN Edukasi Warga dan Bagikan Kacamata

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Lebih dari 4 Bulan Tanpa Putus, Detikzone.id Konsisten Jalankan Program Sedekah Setiap Hari

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Jamaah Umroh PT Habibi Rizky Elsyarif Asal Bawean Berangkat Menuju Tanah Suci 

Rabu, 30 September 2026 - 19:51 WIB

Semangat Berbagi Bang Ali Tak Pernah Padam, BASHRA BIP Kembali Hadirkan BBM Gratis se-Madura Raya, Bukti Semangat Fastabiqul Khairat

Rabu, 30 September 2026 - 17:40 WIB

Genap 4 Bulan, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Terus Menebar Kebaikan di Sumenep

Rabu, 30 September 2026 - 14:16 WIB

Gugus PAUD 2 Flamboyan Sangkapura Gresik Dorong Guru Berinovasi Lewat INOBEL PAUD 2026 

Berita Terbaru