Workshop Membatik Madura di Sumenep Dorong Pelajar Lestarikan Budaya Lokal

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Rangkaian kegiatan Madura Batik Festival yang digelar di Pendopo Kabupaten Sumenep berlangsung meriah melalui agenda Workshop dan Pelatihan Membatik yang melibatkan sekitar 100 pelajar dari berbagai daerah di Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga dan melestarikan budaya batik Madura di tengah arus perkembangan zaman modern.

Workshop tersebut menghadirkan dua narasumber berkompeten di bidang budaya dan batik, yakni H. Ibnu Hajar dan Busaki. Keduanya memberikan edukasi kepada para peserta mengenai sejarah batik Madura, filosofi motif, hingga teknik membatik yang menjadi ciri khas budaya masyarakat Madura.

Dalam pemaparannya, H. Ibnu Hajar menegaskan bahwa batik Madura memiliki nilai sejarah dan identitas budaya yang sangat kuat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan menjaga warisan budaya daerah agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Busaki selaku Direktur Batik Rato Sumenep memberikan pelatihan langsung kepada para peserta terkait proses membatik, mulai dari teknik dasar hingga pengenalan motif khas Madura yang sarat makna filosofis. Para pelajar tampak antusias mengikuti praktik membatik secara langsung.

Kegiatan yang diketuai oleh Ach. Sayuthi ini juga terlaksana melalui kerja sama dengan PC IPNU IPPNU Sumenep sebagai bentuk kolaborasi pelajar dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal.

Ketua PC IPNU IPPNU Sumenep, Moh. Ainul Yakin, menegaskan bahwa pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tokoh budaya, melainkan seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda.

“Budaya adalah identitas bangsa dan daerah. Menjaga budaya bukan hanya tugas pemerintah dan tokoh budaya, tetapi juga tanggung jawab bersama. Generasi muda harus menjadi pelopor dalam melestarikan budaya lokal, khususnya batik Madura,” tegasnya.

Ia juga berharap para pelajar memiliki rasa bangga terhadap budaya daerah serta mampu menjadi generasi penerus yang menjaga eksistensi batik Madura agar tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Kegiatan workshop berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi sejarah dan filosofi batik, tetapi juga praktik langsung membatik bersama para pengrajin dan pendamping kegiatan.

Melalui Workshop dan Pelatihan Membatik dalam rangkaian Madura Batik Festival ini, diharapkan lahir generasi muda yang peduli terhadap pelestarian budaya lokal serta mampu menjaga warisan budaya Madura agar tetap dikenal, dicintai, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Penulis : Red

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB