Sejumlah Kepala Sekolah Kecewa Dipindah Tugaskan Jauh dari Domisili

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang- Penerimaan surat keputusan (SK) penugasan dari Bupati Pemalang terhadap ratusan Kepala sekolah dari jenjang TK hingga Sekolah Menengah Pertama ( SMP) banyak menimbulkan kekecewaan

Penyerahan SK yang digelar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Comal dan dihadiri sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) serta Ketua DPRD pada hari Minggu ( 24/5 ) kemarin, hingga hari ini banyak menuai kekecewaan sejumlah kepala sekolah

Mereka mengaku kecewa karena lokasi penugasan baru dinilai terlalu jauh dari tempat tinggal mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa kepala sekolah bahkan terlihat menahan tangis lantaran harus bertugas di wilayah yang cukup jauh dari domisili saat ini.76

Saya sudah tua domisili di Ampelgading tapi ditugaskan di Petarukan yang jarak tempuhnya puluhan kilometer dengan akses jalan yang belum bagus ujar salah satu KS yang tak mau disebut namanya, pada Senin ( 25/5 ).

Hal senada juga disampaikan kepala sekolah lainnya ia mengaku tinggal di kecamatan Taman tetapi mendapat penempatan tugas di wilayah lain kecamatan dimana setiap hari harus menempuh jalur Pantura yang selalu padat dengan kendaraan besar

“Saya was -was kalau melewati jalur Pantura karena lalulintasnya terlalu ramai,” keluhnya.

Para kepala sekolah menilai kebijakan penugasan yang jauh dari domisili akan berdampak pada pengeluaran pribadi tenaga hingga waktu tempuh perjalanan dan keamanan jalur yang dilewati menuju sekolah tempat mereka bertugas.

Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Pemalang dapat mengevaluasi kembali kebijakan penempatan kepala sekolah dan guru agar lebih mempertimbangkan jarak domisili dengan lokasi tugas.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pemalang Khaeron saat dikonfirmasi tidak ada ditempat Salah satu staffnya Tatar hanya memberikan tanggapan singkat saat dimintai penjelasan terkait dasar pertimbangan penugasan yang dinilai terlalu jauh dari tempat tinggal para kepala sekolah.

“Itu sudah menjadi keputusan final dan penjelasan lebih lanjut silahkan menemui pak Khaeron,” tuturnya.

Kebijakan penugasan tersebut kini menjadi perhatian di kalangan tenaga pendidik, terutama bagi kepala sekolah berusia lanjut yang harus menempuh perjalanan jauh setiap hari untuk menjalankan tugasnya.( Ragil).

Berita Terkait

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas
Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris
Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian
Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan
Bos CV Ayunda Menikahi Dian Mariana di Banyuwangi, Ribuan Tamu Dikejutkan Hadiah Umrah, 10 Oktober Resepsi Berlanjut di Pamekasan
Dugaan Kelalaian Medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan: Kuasa Hukum Soroti ‘Misteri’ 33 Jam Tanpa Visite Dokter Spesialis
SELESAI, TUNAI, TUNTAS

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas

Selasa, 29 September 2026 - 18:08 WIB

Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 

Selasa, 29 September 2026 - 17:09 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris

Selasa, 29 September 2026 - 14:06 WIB

Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian

Selasa, 29 September 2026 - 13:31 WIB

Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan

Berita Terbaru