SUMENEP, detikzone.id — Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H. memperkuat komunikasi dan sinergi dengan pemerintah kecamatan, kepala desa, serta berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan Sambung Roso di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jumat (11/9/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di Taman Dreamland, Jalan Raya Sumenep–Pamekasan, Dusun Bun Malang, Desa Saronggi, tersebut dimulai sekitar pukul 19.30 WIB hingga 22.00 WIB. Sekitar 50 peserta hadir dalam kegiatan tersebut.
Sambung Roso menjadi ruang komunikasi langsung antara Kapolresta Sumenep dengan Forkopimcam, 14 kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dibahas bersama. Selain menyerap aspirasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolresta Sumenep mengatakan, komunikasi yang terbuka dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Melalui Sambung Roso ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Silakan sampaikan berbagai informasi, keluhan maupun masukan kepada kami. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat kita cegah dan selesaikan bersama,” ujar Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu.
Menurutnya, menjaga keamanan bukan semata-mata menjadi tugas kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan pemerintah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, kepala desa, hingga seluruh lapisan masyarakat.
Karena itu, Kapolresta mengajak 14 kepala desa se-Kecamatan Saronggi bersama seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun kepedulian dan menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dan kebersamaan dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan dan seluruh masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran kepala desa dan tokoh masyarakat sebagai bagian yang bersentuhan langsung dengan warga. Komunikasi yang terjalin dengan baik di tingkat desa diharapkan mampu membantu mendeteksi berbagai potensi persoalan sejak dini.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran PJU Polresta Sumenep, perwakilan Kecamatan Saronggi, Kapolsek Saronggi beserta anggota, perwakilan Koramil 0827/06 Saronggi, BLUD Puskesmas Saronggi, KUA Saronggi, penyuluh pertanian, kelompok kerja kepala sekolah, pengawas SD, kepala sekolah SMP, 14 kepala desa se-Kecamatan Saronggi, serta masyarakat.
Kapolresta Sumenep berharap Sambung Roso tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang komunikasi yang terus terbuka antara kepolisian dan masyarakat.
Dengan komunikasi yang intensif, berbagai informasi maupun potensi gangguan kamtibmas dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya dapat dilakukan secara bersama-sama.
“Dengan komunikasi, kepedulian dan kebersamaan, mari kita wujudkan Saronggi yang aman, nyaman dan guyub,” pungkasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif.
Penulis : Red







