Puluhan Pengemis di Kawasan Masjid Agung dan Alun -alun Pemalang Ditertibkan Satpol PP 

Jumat, 25 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang –  Kawasan Masjid Agung dan Alun-Alun Pemalang kembali menjadi sorotan. Bukan karena keramaian warga atau geliat aktivitas ekonomi, tetapi karena maraknya aktivitas meminta-minta yang semakin mudah ditemui di kawasan jantung Kota Pemalang.

Fenomena tersebut sebelumnya juga menjadi perhatian masyarakat. Pemberitaan pada September 2026 menyebut sejumlah pengemis terlihat di sekitar akses Masjid Agung dan kawasan Alun-Alun, terutama ketika aktivitas masyarakat meningkat pada hari Jumat.

Kondisi serupa juga pernah dilaporkan pada kawasan Masjid Agung saat agenda pengajian rutin, ketika keberadaan pengemis disebut mengganggu kenyamanan sebagian jamaah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kini persoalan tersebut kembali menjadi pekerjaan rumah penataan ruang publik.

Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang sendiri telah melakukan patroli yang menyasar pengemis, gelandangan, dan orang terlantar. Dalam patroli tersebut, petugas memberikan imbauan, melakukan pendataan, kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan persoalan pengemis tidak semata-mata dilakukan dengan pendekatan penertiban, tetapi juga membutuhkan pendataan, pembinaan, dan koordinasi dengan instansi yang menangani persoalan sosial.

Masjid Agung merupakan salah satu ruang publik sekaligus kawasan religi yang ramai dikunjungi masyarakat. Sementara Alun-Alun menjadi salah satu pusat aktivitas warga.

Karena itu, penataan kawasan tersebut menjadi penting agar masyarakat dapat beribadah dan menikmati ruang publik dengan nyaman.

“Kami tidak ingin keberadaan pengemis di kawasan Masjid Agung dan Alun-Alun mengganggu kenyamanan masyarakat. Satpol PP akan meningkatkan patroli, melakukan pendataan dan mengambil langkah sesuai aturan. Namun penanganannya tetap kami kedepankan secara humanis dan akan dikoordinasikan dengan dinas terkait,” ujar Agus Sarwono, Kabid Trantibumlinmas Satpol PP Pemalang,Pada Jum’at ( 25/9 ).

Agus Sarwono juga dapat digambarkan menegaskan bahwa penanganan tidak berhenti pada pemindahan dari satu titik ke titik lain.

Jangan sampai hari ini ditertibkan, besok muncul lagi di lokasi berbeda. Karena itu diperlukan penanganan bersama, termasuk aspek sosialnya.

Sejumlah warga berharap pemerintah tidak hanya melakukan penertiban sesaat, tetapi membuat pola pengawasan yang berkelanjutan.

“Kami memahami mereka mencari penghasilan, tetapi kalau sampai mendatangi jamaah secara terus-menerus tentu membuat sebagian pengunjung kurang nyaman. Harapannya ada solusi yang manusiawi sekaligus membuat kawasan Masjid Agung dan Alun-Alun tetap tertib,” ujar Dedi, warga Pemalang .

Dengan patroli dan koordinasi lintas instansi, pemerintah diharapkan mampu mencari solusi yang tidak hanya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, tetapi juga memberikan penanganan sosial bagi warga yang memang membutuhkan bantuan.

Sebab, Masjid Agung dan Alun-Alun bukan sekadar ruang berkumpul, tetapi wajah Kota Pemalang yang setiap hari dilihat dan digunakan masyarakat.( Ragil).

Berita Terkait

Konsisten Menggerakkan Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan, Founder BASHRA BIP H. Ali Zainal Abidin Raih 2 Penghargaan Tingkat Asia, Persembahkan untuk Yatim dan Dhuafa
Dinkes Probolinggo Libatkan Dokter Spesialis dan Bidan, Bedah Kasus untuk Tekan Risiko Neonatal
Proyek Indahkan Kota Dengan Seribu Aneka Bunga Pemkab Pemalang Dikepung Tiang dan Kabel Wifi, Gedung RSUD Jadi Korban
Gebrakan Rutan kelas 1 Jakpus WBP Kini Bisa Berobat Di Faskes Rutan Gandeng BPJS Jakarta- 
BP2B Sambut RUU Daerah Kepulauan: Harapan Baru untuk Bawean Gresik yang Kerap Terisolasi
Rutan Kelas 1 Jakpus Turun Ke Cempaka Putih, Sinergi Lintas Instansi Dikokohkan Lewat Klinik Tanam
Kepala BPBD Pemalang Berikan Penghargaan Kepada YNCI Atas Partisipasinya Membantu Bencana Kekeringan
TRUMP BERTERIMA KASIH KEPADA INDONESIA: LATAR BELAKANG DAN DAMPAK POLITIS

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:32 WIB

Dinkes Probolinggo Libatkan Dokter Spesialis dan Bidan, Bedah Kasus untuk Tekan Risiko Neonatal

Jumat, 25 September 2026 - 15:21 WIB

Proyek Indahkan Kota Dengan Seribu Aneka Bunga Pemkab Pemalang Dikepung Tiang dan Kabel Wifi, Gedung RSUD Jadi Korban

Jumat, 25 September 2026 - 15:17 WIB

Puluhan Pengemis di Kawasan Masjid Agung dan Alun -alun Pemalang Ditertibkan Satpol PP 

Jumat, 25 September 2026 - 15:14 WIB

Gebrakan Rutan kelas 1 Jakpus WBP Kini Bisa Berobat Di Faskes Rutan Gandeng BPJS Jakarta- 

Kamis, 24 September 2026 - 11:57 WIB

BP2B Sambut RUU Daerah Kepulauan: Harapan Baru untuk Bawean Gresik yang Kerap Terisolasi

Berita Terbaru

SOSBUD

Jumat Berkah di Sumenep, KBS Bagikan 130 Nasi Bungkus

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:12 WIB