Pikat Juri EJTMA 2026, Kota Probolinggo Bidik Panggung Promosi Wisata Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO –5-10-2026. Langkah konsisten Pemerintah Kota Probolinggo dalam menggenjot sektor pariwisata berbuah manis di tingkat regional. Kota mangga ini resmi mengamankan posisi sebagai salah satu nominator dalam ajang bergengsi East Java Tourism Marketing Award (EJTMA) 2026 untuk kategori Best Marketing Campaign.

EJTMA merupakan panggung apresiasi tahunan yang digagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur. Ajang ini menguji sekaligus mengevaluasi sejauh mana kreativitas, kekuatan kampanye, jangkauan promosi, hingga dampak nyata dari strategi pemasaran digital dan konvensional yang digelorakan oleh pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Setelah berhasil lolos dari ketatnya seleksi administrasi dan sesi presentasi krusial pada 20 Agustus 2026 lalu, Kota Probolinggo melangkah ke babak krusial berikutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses penilaian langsung tersebut berlangsung dinamis di Lounge Kantor Wali Kota Probolinggo. Tim penilai yang turun langsung ke lapangan bukanlah orang sembarangan. Mereka adalah Direktur JTV Regional Jawa Timur Abdul Rokhim, bersama duo perwakilan Disbudpar Provinsi Jatim, Yekti Lestari dan Ari Devinta.

Kehadiran para juri disambut hangat oleh Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, didampingi Kepala Dispopar M. Abas, serta Kepala Dinas Kominfo Lucia Aries Yulyanti. Di hadapan tim penilai, Pemkot Probolinggo mengupas tuntas lonjakan angka kunjungan wisatawan serta deretan strategi kreatif yang selama ini menjadi mesin penggerak promosi pariwisata dan event lokal.

Menariknya, uji petik ini tidak sekadar menjadi ajang pamer capaian. Kota Probolinggo justru mendapat suntikan vitamin baru berupa masukan taktis dari dewan juri untuk mendongkrak skala promosi. Salah satu poin tajam yang digarisbawahi juri adalah transformasi jejaring promosi digital.

Jika selama ini Pemkot Probolinggo banyak bertumpu pada kekuatan influencer lokal, kini saatnya mereka mendobrak batas dengan menggandeng pembuat konten skala nasional. Langkah ini dinilai strategis demi melipatgandakan awareness masyarakat luar daerah terhadap kekayaan destinasi, agenda festival, keunikan kuliner, hingga akar budaya Kota Probolinggo.

Merespons masukan berharga tersebut, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari menegaskan bahwa memiliki destinasi eksotis saja tidak lagi cukup di era digital. Keindahan alam dan budaya harus dikemas lewat narasi yang kreatif dan didistribusikan dengan strategi komunikasi yang jeli agar pesannya sampai ke audiens yang lebih luas.

“Masukan dari dewan juri ini tentu menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi besar bagi kami untuk terus memperluas jejaring promosi, termasuk membuka peluang kolaborasi dengan influencer yang memiliki jangkauan nasional,” tutur Ina optimistis.

Bagi Ina, masa depan pariwisata adalah kerja keroyokan lintas sektor. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, media, hingga masyarakat lokal menjadi fondasi utama dalam merajut citra positif daerah.

Oleh karena itu, keikutsertaan dalam EJTMA 2026 tidak lagi dipandang sekadar berburu trofi juara.

Momentum ini menjadi cermin besar bagi Kota Probolinggo untuk mengukur, mengevaluasi, dan terus menyempurnakan taktik pemasaran yang adaptif terhadap perubahan teknologi.

Masuknya kota ini dalam jajaran nominasi terbaik Jawa Timur menjadi bahan bakar baru untuk terus melahirkan inovasi tanpa batas, demi membangun ekosistem pariwisata yang tidak hanya memikat mata dunia, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian warganya.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Pekan Literasi 2026, Bupati Sumenep Ajak Pelajar Kritis Saring Informasi Digital
Empat Pemda Bersinergi dengan Bea Cukai Blitar Tekan Peredaran Rokok Ilegal
Perangi Rokok Ilegal, Pemkab Blitar Perkuat Edukasi dan Penindakan melalui DBHCHT
Ironi APBD Probolinggo: Proyek Penunjukan Langsung Sekwan Lepas ke Tangan Kontraktor Luar Daerah
Bupati Sumenep: Tongtong Angin Ribut Perkenalkan Budaya Madura di Mandalika
Aroma Seremonial DPMD Probolinggo, Miliaran Rupiah untuk Rakyat atau ‘Bagi-Bagi’ Honor Seminar?
Ramah dan Cepat, Pelayanan Samsat Kota Kediri Tuai Apresiasi Masyarakat
Festival Gogoh Iwak di Soso, Bupati Blitar Rijanto Dorong Potensi Wisata Desa Berbasis Kearifan Lokal

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Pekan Literasi 2026, Bupati Sumenep Ajak Pelajar Kritis Saring Informasi Digital

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Pikat Juri EJTMA 2026, Kota Probolinggo Bidik Panggung Promosi Wisata Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Perangi Rokok Ilegal, Pemkab Blitar Perkuat Edukasi dan Penindakan melalui DBHCHT

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Ironi APBD Probolinggo: Proyek Penunjukan Langsung Sekwan Lepas ke Tangan Kontraktor Luar Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Bupati Sumenep: Tongtong Angin Ribut Perkenalkan Budaya Madura di Mandalika

Berita Terbaru