SUMENEP, detikzone.id – Kepemimpinan bukan sekadar kemampuan memberikan perintah, melainkan keberanian mengambil keputusan, keteladanan, dan kecakapan menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Pesan tersebut disampaikan Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada saat membekali mahasiswa Universitas Wiraraja dengan materi manajemen dan kepemimpinan.
Kegiatan bertema “Eskalasi Kapasitas Kepemimpinan untuk Mengoptimalkan Sinergi di Tengah Dinamika Organisasi” tersebut berlangsung di Graha I Universitas Wiraraja, Desa Patean, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Minggu (25/10/2026).
Dalam pemaparannya, Citra Persada menjelaskan bahwa manajemen dan kepemimpinan merupakan dua unsur yang saling melengkapi dalam menjalankan organisasi. Manajemen berfokus pada sistem dan pengelolaan sumber daya, sedangkan kepemimpinan berkaitan dengan kemampuan mengarahkan serta menggerakkan individu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Manajemen dan kepemimpinan harus berjalan beriringan. Sistem yang baik perlu didukung pemimpin yang mampu mengarahkan orang-orang di dalamnya agar tujuan organisasi bisa tercapai,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan sebagai fondasi keberhasilan sebuah kegiatan. Menurutnya, perencanaan yang matang membantu organisasi menentukan strategi, mengatur sumber daya, sekaligus mengantisipasi berbagai kendala dalam pelaksanaan.
“Sering kali kendala muncul karena perencanaan kurang matang. Karena itu, setiap kegiatan harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari menyusun strategi sampai memastikan sumber daya yang dibutuhkan tersedia,” kata Letkol Inf Citra Persada.
Tak hanya soal perencanaan, Dandim Sumenep turut mengingatkan mahasiswa agar memahami tanggung jawab seorang pemimpin. Seorang pemimpin harus mampu memberikan teladan, berani mengambil keputusan, menciptakan lingkungan yang baik, serta memiliki visi dan misi yang jelas.
“Pemimpin jangan hanya menyuruh. Harus berani mengambil keputusan, memberi contoh, dan punya tujuan yang jelas. Dengan begitu, anggota bisa bergerak bersama dan saling mendukung,” tuturnya.
Di tengah perkembangan zaman, mahasiswa juga didorong untuk mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Akses informasi yang semakin mudah perlu dimanfaatkan secara bijak untuk menunjang proses pembelajaran, pengembangan diri, dan pengelolaan organisasi.
Pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas mahasiswa agar tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan manajerial, karakter kepemimpinan, serta kemampuan membangun kerja sama di tengah dinamika organisasi.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara mahasiswa dan narasumber, penyerahan cendera mata kepada Dandim Sumenep, serta foto bersama.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Wiraraja diharapkan mampu menerapkan prinsip manajemen dan kepemimpinan dalam kehidupan kampus maupun organisasi, sehingga dapat menghadapi tantangan dengan perencanaan yang matang, sikap bertanggung jawab, dan semangat kolaborasi.
Penulis : Red







