Festival Desa Wisata, Kecamatan Kangayan Promosikan Wisata Andalan Goa Arca dan Produk Lokal

Sabtu, 29 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Camat Kangayan Nurullah bersama sang istri

Foto: Camat Kangayan Nurullah bersama sang istri

Sumenep, Detikzone.id- Festival Desa Wisata yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan angin segar bagi perkembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat.

Festival Desa Wisata, Kecamatan Kangayan Promosikan Wisata

Sebab, kegiatan unggulan yang diikuti 27 Kecamatan tersebut sebagai media untuk mempromosikan potensi pariwisata di sejumlah Kecamatan se-Kabupaten Sumenep, sekaligus memperkenalkan hasil olahan produk UMKM khas daerah setempat.

Seperti halnya yang dipromosikan Kecamatan Kangayan pada festival Desa Wisata 2024.

Pada Festival Desa Wisata yang diselenggarakan di depan Kantor Dinas PUTR Sumenep ini, Kecamatan Kangayan mempromosikan potensi desa Wisata yang unik .

Selain itu, Kecamatan Kangayan memperlihatkan produk lokal.

Camat Kangayan Nurullah, S.H., M.H mengatakan, pada Festival Desa Wisata 2024, Kecamatan Kangayan mempromosikan sejumlah destinasi wisata yang tersebar di 9 desa.

“Destinasi wisata potensial di Kecamatan Kangayan tersebar di beberapa desa. Kalau  di Daandung ada 2 titik Wisata yang pertama Goa Arca, dan bukit Setongkol,” kata Nurullah, S.H., M.H.

“Wisata pendidikan Goa Arca  desa Daandung ini sejak tahun 2018 balai arkeologi Yogyakarta mulai melakukan penelitian intensif di Pulau Kangayan, baik berupa survey maupun eksavasi. Bahkan kegiatan ini mendapat dukungan dari Pemkab Sumenep maupun KPH Madura,” tambahnya.

Selain itu, Camat Kangayan menuturkan bahwa ada juga destinasi wisata menarik di  Desa Jukong-jukong yakni Gunung Ateng dan wisata Orbak

“Wisata orbak merupakan wisata air mengalir yang tidak terputus selama 1 tahun dan diatasnya ada berapa tanaman- tanaman pohon jangkar” ungkapnya.

Sementara di desa Torjek ada air terjun musiman.

“Air tersebut hanya bisa mengalir ketika hujan,” ungkapnya.

“Harapan kami kepada masyarakat Kangayan agar menjaga dan melestarikan wisata yang ada, sehingga keberadaannya nanti dapat  membangkitkan perekonomian sekitar,” tuturnya.

Selanjutnya Camat Nurullah  berkomitmen akan segera mengurus Pokdarwisnya di masing masing wisata tersebut.

“Untuk hasil UMKM ada anyaman tikar, anyaman taraan, Dodol ketan hitam, abon ikan cakalan. Semoga kedepan Wisata dan hasil UMKM di masing masing desa di Kecamatan Kangayan dapat berefek positif terhadap perekonomian masyarakat,” tandasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi
Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo
Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp
Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?
Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura
Skandal Mamin BPPKAD Probolinggo: Rp1,1 Miliar Diduga Dikuasai Perorangan
Bupati Sumenep: Bantuan Stimulan Dua Wujud Nyata Tanggung Jawab Pemkab
Penyuluhan Intensif PPL BPP Pasongsongan Sumenep Bantu Petani Maksimalkan Panen

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:30 WIB

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:56 WIB

Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:31 WIB

Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:20 WIB

Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:36 WIB

Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura

Berita Terbaru