PP KAMMI: Putusan MK Soal Ambang Batas Pilkada dan Syarat Usia Calon Kepala Daerah Harus Ditegakkan

Rabu, 21 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) Ahmad Jundi Khalifatullah mengatakan tiga putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilihan kepala daerah atau pilkada telah mengembalikan kepercayaan publik.

“Tiga putusan MK mengembalikan kepercayaan publik dan marwah MK. Salah satunya putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024. Benteng terakhir konstitusi itu kini masih ada dan tegak berdiri setelah patah berkali-kali dibajak kepentingan politik dan kekuatan oligarki,” kata Jundi di Jakarta, Rabu, 21 Agustus 2024.

Dalam putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024, MK memutuskan partai atau gabungan partai politik peserta Pemilu bisa mengajukan calon kepala daerah meski tidak punya kursi DPRD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut memberikan angin segar bagi demokrasi jelang Pilkada Serentak November 2024. Sebab jika tidak, akan terjadi banyak kota kosong dalam kontestasi Pilkada Serentak mendatang. Dan mengancam keberlanjutan demokrasi.

Sementara melalui putusan nomor 70/PUU-XXII/2024, MK menetapkan syarat usia cagub dan cawagub harus berumur 30 tahun saat penetapan calon.

“Semua pihak harus mematuhi putusan MK. Jangan main gila. Putusan MK Nomor 90 yang meloloskan Gibran menjadi cawapres tempo hari membuat MK tak lagi dipercaya. Tapi kini MK kembali ke jalan yang benar sebagai the guardian of constitusion di tengah keringnya demokrasi,” tambahnya.

Sementara melalui putusan nomor 70/PUU-XXII/2024, MK menetapkan syarat usia cagub dan cawagub harus berumur 30 tahun saat penetapan calon.

Jundi menyebut MK lewat putusan terbarunya dengan tegas menyatakan syarat minimal usia 30 tahun berlaku bagi calon kepala daerah sejak penetapan. Namun hal itu kekinian diabaikan dalam rapat Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dengan membahas revisi UU Pilkada. Alasannya, DPR RI lebih memilih putusan Mahkamah Agung (MA) bahwa syarat calon kepala daerah berusia 30 tahun terhitung sejak pelantikan.

“Seharusnya semua pihak tunduk pada putusan MK. Sebab MK harus tetap dijaga sebagai penafsir tunggal konstitusi. Putusan MK jauh lebih tinggi kedudukanya daripada peraturan KPU,” ujarnya.

“Kami berharap MK tetap kokoh tegak berdiri, meski republik tengah dirongrong kekuatan politik untuk melanggengkan dinasti dari segala sisi.” kata Jundi.

Penulis : Arie

Sumber Berita : Ahmadineja

Berita Terkait

Resmi Dikukuhkan, DPC PKB Kabupaten Blitar Bidik 14 Kursi DPRD dan Kemenangan Pilkada
Pemilu 2029 Masih Jauh: Pemulihan Kepercayaan Lebih Mendesak daripada Ikrar Dukungan
Anggota DPR RI Hj. Ansari Kecam Keras Dugaan Kekerasan Seksual Bocah 14 Tahun di Pamekasan
Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Dorong Percepatan Pembahasan APBD Perubahan agar Program Pembangunan Tepat Waktu
PKB Blitar Bidik 14 Kursi DPRD, M Rifai Bongkar Strategi Regenerasi dan Perkuat Mesin Partai
Anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Ansari Harapkan MAN Sumenep Konsisten Lahiran Generasi Cerdas dan Pemimpin Masa Depan Layaknya Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo
Survei ARCI Guncang Peta Politik Jatim, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar
Serap Aspirasi Kepala Desa, Tiga Anggota DPR RI Partai Golkar Bahas Pembangunan Bawean Gresik

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Resmi Dikukuhkan, DPC PKB Kabupaten Blitar Bidik 14 Kursi DPRD dan Kemenangan Pilkada

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Pemilu 2029 Masih Jauh: Pemulihan Kepercayaan Lebih Mendesak daripada Ikrar Dukungan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Anggota DPR RI Hj. Ansari Kecam Keras Dugaan Kekerasan Seksual Bocah 14 Tahun di Pamekasan

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Dorong Percepatan Pembahasan APBD Perubahan agar Program Pembangunan Tepat Waktu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:42 WIB

PKB Blitar Bidik 14 Kursi DPRD, M Rifai Bongkar Strategi Regenerasi dan Perkuat Mesin Partai

Berita Terbaru