Ketidakkompakan Perangkat Desa di Kabupaten Blitar Ancam Pencairan Gaji

Selasa, 8 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id- Kepala Desa di Kabupaten Blitar diimbau untuk bersatu dalam pengelolaan administrasi keuangan. Ketidak kompakan dalam pengajuan dokumen dapat mengakibatkan keterlambatan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) yang mencakup penghasilan tetap (siltap) bagi perangkat desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Blitar, Bambang Dwi Purwanto, menjelaskan bahwa ADD dicairkan setiap bulan untuk memastikan pembayaran hak perangkat desa berjalan lancar. Sebelumnya, pencairan seringkali terhambat, sehingga gaji perangkat desa bisa tertunda.

“Kami sepakat untuk mencairkan ADD setiap bulan, berbeda dengan beberapa daerah lain,” ujar Bambang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini selaras dengan anggaran daerah dan pusat, yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).

Bambang menegaskan pentingnya kelengkapan dokumen pengajuan.

“Pencairan tidak bisa dilakukan secara bergelombang. Jika ada perangkat desa yang lambat, seluruh proses bisa terhambat,” imbuhnya.

Ia berharap semua berkas untuk pencairan ADD sudah lengkap paling lambat tanggal 5 setiap bulan agar pencairan bisa dilakukan tepat waktu.

Bambang juga menekankan pentingnya kerjasama antar perangkat desa untuk menghindari dampak negatif bagi rekan-rekan mereka.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa juga berencana mengadakan pelatihan bagi perangkat desa untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai pengelolaan keuangan dan administrasi. Diharapkan, dengan peningkatan kapasitas ini, kendala dalam pencairan ADD dapat diminimalisir.

Bambang berharap inisiatif ini dapat memperkuat komitmenbersama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat desa.

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB